
Cobaan hidup harus dialami pasangan Hanafiah dan Rohani yang kini menetap di Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe. Pasalnya, anak kedua mereka yang Senin (19/7) kemarin,baru berumur lima hari ini, tidak bisa buang air besar (BAB) secara normal. Tapi kotoran selalu keluar dari mulut seperti orang muntah.
Berdasarkan diagnosa medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Mutia Buket Rata, hal ini terjadi akibat usus bayi laki-laki tersebut mengalami penyempitan, menyebabkan kotoran tidak bisa masuk ke saluran anus. “Sekarang ini bayi itu selalu buang air besar melalui muntah saja. Karenanya, harus secepatnya ada penanganan medis secara intensif dan untuk itu harus dirujuk ke Banda Aceh,” ujar seorang perawat di RSU Cut Mutia, kepada Serambi, Senin (19/7).
Menurut keterangan Rohani, anak keduanya lahir pada Rabu (14/7) dini hari melalui penanganan bidan. Tapi karena tidak bisa BAB, maka pada Jumat pagi bayi langsung dirujuk ke rumah sakit. Selama dirawat di rumah sakit, kata Rohani, anaknya selalu dimasukkan ke dalam tabung. “Kondisi bayi kami kurang normal, makanya kami diminta agar segera merujuk bayi ke Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, untuk menjalani operasi agar ususnya dapat bekerja secara normal,” ujarnya.
Memang diakuinya, mungkin untuk biaya berobat memang tidak dipungut biaya terutama dengan adanya program asuransi Jaminan Kesejahteraan Aceh (JKA), yang diberikan Pemerintah Aceh kepada keluarga miskin sejak Juni lalu. Suami-istri bayi malang itu mengaku sangat sulit untuk memenuhi biaya transportasi dan biaya lainnya yang tidak diduga nantinya. Karenanya, keluarga kurang mampu ini sangat mengharapkan perhatian dari para dermawan.(SA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan anda berkomentar dengan sopan