Senin, 21 Desember 2009

Rezim SBY Tidak Akan Bertahan Lama

Jakarta - Saat ini, berbagai pihak mulai meragukan apakah pemerintahan KIB II yang dipimpin duet SBY-Boediono dapat bertahan hingga akhir masa pemerintahan.

Belum genap 100 hari pertama, ketahanan pemerintahan SBY telah diuji dengan berbagai kasus yang datang silih berganti. Mulai dari kasus kriminalisasi Pimpinan KPK hingga kasus Bank Cantury yang saat ini sedang menyita perhatian publik.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat kepada wartawan di Jakarta, beberapa saat lalu (Senin, 14/12) memprediksi pemerintahan SBY hanya mampu bertahan selama tiga tahun.

“Namanya juga koalisi pelangi. Pelangi itu indahnya hanya sebentar. Itu pun bersifat semu. Pemerintahan ini (SBY-Boediono) paling lama bisa bertahan tiga tahun. Setalah itu akan jalan sendiri-sendiri untuk kepentingan partai dan kelompok masing-masing. Saat ini, baru saja mulai berjalan, telah diterpa isu perpecahan,” demikian Komaruddin

Bediono mundur, Srimulyani Pecat

Jakarta - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Effendi Simbolon menyatakan, siapa saja yang terlibat dalam kasus Bank Century agar segera ditindak tegas. Tak terkecuali Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Boediono dengan segala hormat saya minta mundur. Tapi Sri Mulyani dan lain-lain saya minta dipecat," kata Effendi kepada wartawan seusai rapat paripurna mengenai pengambilan keputusan atas usul hak angket anggota DPR RI tentang pengusutan kasus Bank Century menjadi hak angket DPR RI di Gedung Dewan, Selasa (1/12).

Menurut Effendi, Boediono dan Sri Mulyani menyadari atas apa yang mereka lakukan dalam mengeluarkan kebijakan terkait Bank Century. "Sudah nggak perlu ditekan siapa yang bertanggung jawab langsung ditangkap dan ditahan" katanya.

Ia juga meminta hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan ini diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi karena ada indikasi tindak pidana korupsi di dalamnya.
"Kita sepakat semua laporan BPK itu diajukan ke KPK," tutupnya

Jumat, 11 Desember 2009

Kok Sri Mulyani Panik ?

Jakarta - Juru Bicara Aburizal Bakrie, Mara Satria Wangsa, mengakui bahwa antara Aburizal dan Sri Mulyani tidak ada masalah pribadi

"Waktu Idul Fitri kemarin, Ibu Sri Mulyani datang ke rumah Pak Ical bersalaman bersama keluarga dan tertawa-tawa. Tidak ada masalah, mengapa sekarang ini tiba-tiba marah dan menjadi personal dengan Pak Ical," ucapnya seperti dikutif dari kompas.com
Menurutnya, Aburizal heran kenapa sekarang Ibu Sri Mulyani seolah-olah panik.

"Kalau benar, seharusnya Ibu Sri Mulyani menjelaskan saja duduk soalnya secara jelas dan jernih kepada Pansus DPR. Jangan membentuk opini di luar negeri, Maksudnya apa?" lanjut Lalu Mara.

Mengenai pembentukan Pansus DPR, Lalu Mara mengatakan, Partai Golkar mengikuti aspirasi yang berkembang di masyarakat.

"Apalagi ada hasil audit investigasi BPK, yang pemeriksaannya dipelopori oleh Ketua BPK lama, Pak Anwar Nasution yang juga senior Ibu Sri Mulyani di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia," papar Lalu Mara.

Adapun soal penghentian sementara saham-saham keluarga Ical, menurut Lalu Mara, sejak Ical menjadi Menko Perekonomian dan kemudian menjadi Menko Kesra sudah melepas semua kegiatan bisnisnya sehingga soal penghentian saham Bakrie diserahkan kepada otoritas pasar modal. "Pak Ical tidak ikut-ikutan lagi," jelas Lalu Mara.

Wahyu Prihantono : PDAM Bekasi Rugi Rp 48 Milyar Setiap Tahun

Bekasi – Entah salah atau benar, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bekasi melaporkan bahwa perusahaan tersebut mengalami kerugian hingga Rp 48 milyar per tahun yang diakibartkan oleh kebocorann distribusi air yang mencapai 36 persen lebih dari kapasitas air yang terproduksi sebesar 51 juta meter kubik.

Direktur Utama PDAM Bekasi Wahyu Prihantono, Jumat (11/12), menambahkan PDAM Bekasi akan terus menekan tingkat kebocoran ini hingga pada batas minimal yakni 20 persen, meski untuk mencapai presentase itu cukup sulit.
"Kalau ada yang bisa mencapai presentase ini berarti PDAM nya hebat," kata Wahyu.

Menurut Wahyu, kebocoran distribusi air PDAM tidak bisa terhindarkan. Bahkan, batas yang diperkenankan mencapai 20 persen. Hal ini karena adanya proses pengurasan air yang akan membuang air yang terproduksi. Meski demikian, kata Wahyu dalam kurun waktu setahun, tingkat kebocoran dapat ditekan sebesar 2 persen. "Hal itu jika dibandingkan tahun 2007 lalu, ya," ungkap Wahyu.

Selain karena upaya pengurasan, penyebab kebocoran distribusi juga disebabkan antara lain, meter air pelanggan rusak sehingga pencatatan tidak akurat, kerusakan pipa, pemasangan sambungan liar, dan pencurian. Bahkan ada pula upaya penertiban pelanggan yang belum berjalan optimal sehingga masih ada saja pelanggan yang menunggak tidak diputus sambungannya. "Ke depan memang harus lebih tegas lagi supaya tingkat kebocoran bisa semakin menurun," katanya.

Ditambahkan Wahyu, tahun 2010 nanti PDAM Bekasi merencanakan menggarap distribusi air bersih untuk wilayah Cikarang dan Babelan Kab. Bekasi. Sebab, wilayah Kabupaten Bekasi baru terlayani skeitar 13 persen. Padahal, idealnya harus 60 persen. Diperkirakan, projek ini membutuhkan biaya sekitar Rp 15 miliar yang diajukan PDAM kepada pemerintah. "Itupun ada sinyal jika pengajuan ini tidak akan dipenuhi semuanya. Mungkin hanya sekitar Rp 8 juta yang disetujui. Untuk menggarap Cikarang dan Babelan dengan dana sebesar itu, kami tidak yakin akan maksimal," tambahnya.

Meski demikian, PDAM Bekasi optimistis bahwa pihaknya mampu meningkatkan kontinuitas pelayanan mereka menjadi 24 jam mengalir untuk seluruh wilayah Bekasi. "Saat ini kebanyakan wilayah Kab. Bekasi masih belum bisa 24 jam mengalir. Namun, program kami ke depan hal ini akan ditingkatkan sehingga air benar-benar mengalir 24 jam di seluruh wilayah di Bekasi," ujar Wahyu. (w1)

Rabu, 18 November 2009

Seribu Pedagang Kena Gusur

MEDAN-Sedikitnya 1.000 pedagang di Kota Medan memberikan kuasa kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) setempat untuk mengajukan gugatan Legal Standing atau hak mengajukan gugatan terhadap perbuatan melawan hukum yang dilakukan penguasa.

Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis di Medan, Rabu (18/11), mengatakan, pihaknya dalam beberapa hari ke depan akan menggugat Pj Wali Kota Medan Rahudman Harahap terkait penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah tempat di kota itu. "Saat ini kami sedang menunggu kuasa dari LBH Indonesia tentang masalah penggusuran pedagang yang dilakukan Pemko Medan. Setelah itu, kami akan mendaftarkan ke PN Medan tentang masalah ini," katanya.

Dasar hukum pihaknya melakukan gugatan Legal Standing mengacu kepada Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1999 dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2002 tentang lembaga yang mempunyai kapasitas menggugat pemerintah. Pihaknya menilai dengan digusurnya ribuan PKL di kota itu, Pemko Medan seakan melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terutama tentang hak ekonomi sosial dan budaya. "Dampak dari penggusuran yang dilakukan Pemko Medan adalah hadirnya pengangguran dan kemiskinan yang diderita para padagang di kota itu dan ini merupakan pelanggaran HAM," tegasnya.

Saat ini, LBH Medan telah menerima sedikitnya 20 laporan dari para pedagang bahwa anak mereka tidak bersekolah karena tidak memiliki biaya setelah penggusuran terjadi. Rahudman dianggap tidak memiliki wewenang untuk melakukan penggusuran kepada pedagang, karena ia merupakan penjabat wali kota yang bertugas untuk menjalankan program yang telah direncanakan.

Pihaknya juga telah mendapatkan laporan dari sejumlah masyarakat yang mengeluh sulit untuk berbelanja ke tempat lain, karena telah terbiasa berbelanja di pasar tradisonal. "Penggusuran pedagang seakan mengarahkan masyarakat untuk berbelanja ke pusat perbelanjaan modern. Biarkan saja masyarakat memilih tempat mereka berbelanja," ucapnya. (MI)

APEC batalkan target emisi


Para pemimpin APEC mengatakan tidak mungkin mencapai kesepakatan perubahan iklim sebelum konperensi di Kopenhagen.

Setelah menghadiri KTT APEC dua hari di Singapura, para pemimpin dunia ini bertekad untuk beupaya menciptakan "hasil yang ambisius" di konperensi perubahan iklim PBB Kopenhagen.

Namun kelompok negara ini membatalkan target untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga setengah pada tahun 2050, yang sebelumnya tertera dalam rancangan awal.

Para pemimpin juga bertekad untuk membuat strategi baru dalam menciptakan pertumbuhan setelah terjadi krisis ekonomi dunia terburuk dalam beberapa dekade.

Mereka juga memutuskan untuk menyelesaikan putaran perundingan perdagaangan global Doha pada tahun 2010.

Dalam deklarasi bersama yang dikeluarkan di akhir KTT dua hari ini, mereka menyebut: "Kami dengan tegas menolak segala bentuk proteksionisme dan menegaskan kembali komitmen untuk tetap membuka pasar dan membatasi diri untuk tidak menaikkan penghalang baru di bidang investasi atau perdagangan barang dan jasa."

Mereka juga sepakat untuk mempertahankan perangsang pengeluaran hingga tercipta perbaikan ekonomi.

Namun para pemimpin APEC ini gagal menyepakati target pengurangan gas ruma kaca.

'Titik awal'

Para pejabat mengatakan para pemimpin yang hadir - seperti presiden Barack Obama dan presiden Cina Hu Jintao - kini memandang pertemuan perubahan iklim PBB di Kopenhagen sebagai "titik awal" bukan tempat terakhir, dalam mencapai kesepakatan global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

"Kami... menegaskan kembali komitmen untuk mengatasi ancaman perubahan iklim dan bekerja untuk mencapai hasil yang ambisius di Kopenhagen," ujar deklarasi bersama pemimpin APEC.

"Aksi global untuk mengurangi gas rumah kaca harus iikuti oleh serangkaian langkah, antara lain bantuan dana dan transfer teknologi bagi negara-negara berkembang agar bisa beradaptasi dengan dampak perubahan iklim," lanjut deklarasi tersebut.

Seorang pejabat Cina yang terlibat dalam pembicaraan iklim dunia mengatakan target pengurangan sebesar 50% adalah "masalah yang kontroversial bagi komunitas dunia" yang bisa "mengganggu proses perundingan".

Wakil Penasehat Keamanan Nasional Amerika Serikat Mike Froman mengatakan para pemimpin APEC berkesimpulan bahwa "sangat tidak realistis untuk mengharapkan kesepakatan internasional yang mengikat penuh untuk dirundingkan dalam waktu singkat, sekarang dan awal konperensi Kopenhagen yang dimulai 22 hari lai".

Wartawan BBC mengatakan ini adalah bukti yang disayangkan bahwa perbedaan antara negara maju dan berkembang, antara negara kaya dan miskin, serta antara Timur dan Barat, seringkali sulit dijembatani.

Sementara itu Presiden Obama bertemu dengan rekannya dari Rusia sementara waktu untuk mencapai kesepakatan pengurangan senjata antara kedua negara adidaya itu semakin sempit.

Kesepakatan itu akan mengganti Traktak Pengurangan Senjata Strategis, Start I, yang akan habis masa berlakunya tanggal 5 Desember.

Setelah pertemuan itu Presiden Rusia Dmitry Medvedev berharap bahwa "seperti yang telah disepakati sebelumnya...kami bisa menyelesaikan traktat ini pada bulan Desember".

Kedua pemimpin ini juga mengatakan tidak senang dengan kecepatan perundingan soal program nuklir Iran.

"Kita sudah kehabisan waktu dengan pendekatan itu," ujar Obama. (bbc)

Senin, 16 November 2009

Ribuan Pelamar Antre Mengambil Kartu Seleksi CPNS


SUKABUMI - Ribuan pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Sukabumi, Jawa Barat rela mengantre hingga 100 meter di Gedung Juang, Kota Sukabumi, Senin (16/11), untuk mengambil kartu seleksi CPNS yang akan berlangsung pada Minggu (22/11) nanti. Mereka mulai mengantri sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

"Pengambilan kartu seleksi CPNS akan berlangsung selama dua hari, yakni Senin (16/11) hingga Selasa (17/11) nanti," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sukabumi, Suwarsa seperti dikutip Antara, di Sukabumi, Senin.

Menurut dia, banyak pelamar CPNS yang mengambil kartu ujian, sehingga menyebabkan jumlah pelamar yang datang membludak dan memadati Gedung Juang. Padahal, pengambilan kartu ujian bisa dilakukan pada Selasa (17/11).

Suwarsa menyebutkan, jumlah pelamar CPNS, baik dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi mencapai 5.956 orang, sementara jumlah PNS yang dibutuhkan oleh Pemkot Sukabumi sebanyak 427 orang.

Antara lain, untuk Tenaga Guru sebanyak 142 orang S-1, untuk Tenaga Kesehatan sebanyak 227 orang S-1, D-III dan SMF, serta untuk Tenaga Teknis sebanyak 58 orang S-1, D-III dan SPMA atau SMK Pertanian.

Ia menjelaskan, pelaksanaan seleksi CPNS dari pelamar umum di Kota Sukabumi tersebut akan dilaksanakan pada hari Minggu (22/11) nanti, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan materi seleksi, yakni Tes Kompetensi Dasar (TKD), yang terdiri dari Tes Pengetahuan Umum (TPU), Tes Bakat Skolastik (TBS), dan Tes Skala Kematangan (TSK).

"Tempat seleksi CPNS akan berlangsung di sejumlah tempat, seperti SDN Dewi Sartika CBM, SD Islam Al Azhar, SD Suryakencana dan SDN Cikole. Ada 15 lokasi yang akan dijadikan tempat seleksi CPNS," katanya.

Suwarsa menjamin proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di Kota Sukabumi pada tahun 2009 ini bebas dari unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), sehingga masyarakat jangan tergoda dengan iming-iming dapat diterima sebagai CPNS oleh oknum-oknum tertentu.

"Kami juga memberikan kesempatan kepada warga di luar Kota Sukabumi untuk mengikuti seleksi penerimaan CPNS secara adil," katanya.

Menurut Suwarsa, proses penerimaan CPNS di Kota Sukabumi dilakukan dengan bersih dan transparan, apalagi Pemkot Sukabumi menjalin kerjasama khusus dengan perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pelaksanaan tes CPNS.

Ia berharap proses seleksi CPNS tahun 2009 ini mampu melahirkan pegawai yang benar-benar berkualitas, dengan syarat pendidikannya minimal D2 hingga sarjana. (PRM/W1)

Sabtu, 14 November 2009

IMM Dukung Pengusutan Skandal Bank Century

JAKARTA-Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jumat (13/11). Sekitar 500 kader IMM dari Uhamka, UMJ, UIN Syarief Hidayatullah, UI, dan kampus lain di Jakarta menuntut pengusutan dugaan skandal bailout Bank Century.

IMM meminta DPR serius melakukan penyelidikan setelah hak angket lolos dalam sidang paripurna DPR. Proses politik di DPR menjadi harapan terakhir rakyat setelah lembaga penegakan hukum seperti Polri dan Kejagung sudah tidak berdaya, termasuk KPK yang telah dilemahkan secara sistematis.

"Kami yakin hak angket yang digagas DPR mudah masuk angin karena negosiasi kepentingan partai-partai yang menjadi bagian pemerintahan SBY-Boediono," tegas Sekjen DPP IMM, Ton Abdillah Has.

Karena itu, ungkapnya, seluruh komponen IMM tidak akan bosan mengawasi penuntasan skandal ini oleh DPR. Jika diperlukan akan lebih banyak lagi kader IMM yang akan unjuk rasa. (MI)

11 Anggota Greenpeace Segera Dideportasi

PEKANBARU - Kantor Imigrasi Riau segera mendeportasi 11 aktivis Greenpeace dari Semenanjung Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, karena mereka dianggap melakukan pelanggaran visa kunjungan ke Riau.

"Saat ini mereka sudah ditahan di Maapolres Pelalawan dan mereka akan dijemput aparat Polda Riau untuk diserahkan ke imigrasi supaya proses pemulangan mereka ke negara asal bisa segera dilaksanakan," kata Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Jumanter Lubis, Jumat (13/11).

Menurutnya, para aktivis Greenpeace itu hanya memiliki visa yang berlaku untuk satu kali kunjungan. Oleh karena itu, kegiatan yang mereka lakukan di Pelalawan dianggap menyalahi visa, sehingga mereka pantas dideportasi.

"Sejak beberapa hari lalu, 55 orang aktivis Greenpeace yang terdiri dari aktivis Indonesia, Filipina, Thailand, Brasil, dan Jerman memang melakukan unjuk rasa penyelamatan hutan rawa gambut di Semenanjung Kampar, Riau," katanya.

Dalam aksi tersebut Greenpeace menyebutkan lahan gambut berkedalaman lebih dari tiga meter seluas 700.000 hektare itu merupakan satu-satunya kawasan gambut terluas yang harus diselamatkan dari ancaman pembabatan dan alih fungsi hutan tanaman industri, di antaranya oleh pabrik kertas PT RAPP.

Sementara itu, Kapolda Riau Brigjen Adjie Rustam Ramdja menyatakan jika aktivis Greenpeace warga negara asing itu segera dideportasi, aktivis Greenpeace warga negara Indonesia itu bakal ditahan dengan tuduhan mengganggu keamanan.

"Aktivis Greenpeace asal Indonesia itu berjumlah 21 orang dan mereka kini sedang menjalani pemeriksaan di Polres Pelalawan. Mereka disangka telah melakukan perbuatan melanggar hukum, berupa perbuatan tidak menyenangkan dan memasuki kawasan milik orang tanpa izin. Mereka belum ditahan, meski sudah menjadi tersangka," katanya. (Ant/OL-01)

Hutan Bakau Sungai Manggar Terancam


Bangka - HUTAN bakau (mangrove) sangat mudah ditemui di sejumlah kawasan pesisir pantai dan sungai di pulau Belitung. Mangrove sangat berguna melindungi pantai dan sungai dari abrasi atau pengikisan daratan pantai oleh air laut.

Namun belakangan, hutan bakau mulai banyak dilirik sejumlah nelayan. Dahan dan ranting pohon bakau mulai sering ditebang sebagai rompong, sejenis alat tangkap menyerupai rumpon (sebagai tempat persembunyian ikan. Dahan dan ranting bakau ini diangkut ke laut menggunakan kapal motor nelayan dan dimasukkan ke dasar air
laut setelah diikat dengan batu sebagai pemberat.

Salah satu kawasan hutan bakau yang mulai banyak diambil dahan dan rantnignya tersebut, adalah daerah aliran sungai (DAS) Manggar dan sekitarnya. Belakangan kawasan hutan bakau di kawasan itu pun mulai menjadi gundul.

Salah seorang nelayan setempat mengungkapkan dahan dan ranting bakau di sekitar Sungai Manggar banyak dimanfaatkan sejumlah nelayan untuk dijadikan rompong. Ia beralasan hutan bakau di pinggir Sungai Manggar mudah dijangkau. Nelayan tidak harus ke darat untuk mencari dahan atau ranting.

"Sekitar satu jam lah masuk ke dalam Sungai Manggar. Di situ memang bagus-bagus bakaunya. Biasanya untuk buat rompong ini pakai daun kelapa, tapi itu hanya untuk ikan kecil-kecil, kalau ikan-ikan besar seperti kerapu, kakap biasanya pakai daun bakau inilah. Tidak harus dari daun bakau untuk buat rompong ini. Daun dari pohon lain juga bisa sebetulnya, tapi harus ke darat lagi mencari pohon yang
bisa diambil daunnya. Kalau bakau agak mudah dapatnya. Di sekitar
sungai banyak, tinggal pakai kapal motor ke sananya," ungkapnya ditemui Grup Bangka Pos di sekitar Pelabuhan Perikanan Manggar Kamis (5/11).

Ia mengatakan daun bakau terpaksa digunakan nelayan sebagai rompong untuk tempat persembunyian ikan mengingat karang di laut sudah banyak yang rusak. Ikan enggan mendekati karang yang sudah rusak.

Untuk menyiasati itu, nelayan mengakalinya dengan membuat rompong sebagai tempat persembunyian ikan. Bila tidak ada rompong, nelayan harus melaut jauh ke tengah untuk mencari ikan. Sementara bila memasang rompong, nelayan cukup
mendatangi rompong tersebut untuk memancing ikan.

"Rompong yang dipasang di tengah laut sudah ditandai koordinatnya pakai GPS atau dikasih tanda pelampung di atasnya. Kalau sudah ada rompong, biasanya nelayan pancing tidak jauh lagi melaut, paling di sekitar rompong," ujarnya.

Menindaklanjuti penebangan kayu bakau ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Beltim menyatakan telah memberikan sosialisasi kepada sejumlah nelayan agar tidak lagi menebang dahan dan ranting pohon bakau di sekitar DAS Sungai Manggar maupun pulauªpulau kecil lainnya.

"Sebetulnya sudah pernah kita bicarakan ini dengan para nelayan agar mereka tidak lagi menebang dahan atau ranting pohon bakau yang ada di sekitar Sungai Manggar. Karena dikhawatirkan akan merusak lingkungan sekitar, apalagi keberadan bakau ini sangat penting. (bev)

Rabu, 11 November 2009

Thaksin Hijrah Ke Kamboja


Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra tiba di ibukota Kamboja untuk bekerja sebagai penasihat ekonomi negeri itu. Di negerinya, Thaksin secara in absentia telah divonis dua tahun penjara dalam sebuah kasus dugaan korupsi yang sarat kepentingan.
Setelah mengasingkan diri ke sejumlah negara, terakhir Thaksin menetap di Dubai, Thaksin memperoleh kesempatan untuk tinggal di dekat kampung halamannya.
Kesempatan itu datang ketika Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menawarinya kedudukan sebagai penasihat ekonomi pemerintah Kamboja.
Tawaran yang kemudian diterima Thaksin itu menimbulkan kemarahan besar pemerintah Thailand yang merasa dipermalukan tetangganya itu.
Apalagi, perselisihan antara Kamboja dan Thailand terus meningkat beberapa bulan belakangan ini sejak masalah perbatasan di dekat Candi Preah vihear merebak.
Kamboja tolak ekstradisi
Seorang juru foto AFP di Kamboja mengatakan dengan menumpang sebuah pesawat jet pribadi, Thaksin tiba di Banda Udara Internasional Phnom Penh dan dengan pengawalan ketat konvoy kendaraan bermotor Thaksinpun diantar ke pusat kota.
"Thaksin saat ini sudah berada di Kamboja. Dia menggunakan penerbangan khusus dan baru saja mendarat di pangkalan udara militer," kata Menteri Informasi sekaligus juru bicara pemerintah Kamboja, Khieu Kanharith.
"Kami sangat berharap bisa segera belajar dari pengalaman ekonomi Thaksin dan kami yakin pengalamannya akan memberi sumbangan berharga bagi perkembangan ekonomi Kamboja," tambah Kanharith.
Thaksin, mantan pengusaha telekomunikasi, sejak terguling dari kekuasaannya mengasingkan diri dan belakangan banyak menghabiskan waktunya di Dubai.
Dia dijadwalkan memberi kuliah umum bagi 300 orang ekonom di Departemen Keuangan Kamboja, hari Kamis.
Pemerintah Thailand dikabarkan sangat marah dengan keputusan pemerintah Kamboja ini. Selain itu, Kamboja juga menolak permintaan pemerintah Thailand untuk mengembalikan Thaksin ke negerinya.
Pemerintah Thailand khawatir lokasi kediaman Thaksin yang baru ini bisa menjadi basis kampanye Thaksin melawan pemerintah.
Parlemen Thailand menunjuk Abhisit Vejaviva sebagai perdana menteri setelah sejak kudeta tahun 2006 yang menggulingkan Thaksin dari kekuasaannya, negeri Gajah Putih itu berada di bawah kekuasaan militer.
Akibat masalah ini, Thailand telah memanggil pulang duta besarnya di Phnom Penh, setelah Kamboja menolak mengekstradisi Thaksin karena menganggap dia adalah korban sebuah perseteruan politik.
Seorang juru bicara pemerintah Kamboja kepada BBC mengatakan negeri itu menghargai kualitas kepemimpinan dan pengalaman bisnis Thaksin. Dan yakin kemampuan Thaksin bisa menjadi aset berharga bagi Kamboja.(bbc/w1)

'Bentrokan laut' kapal Korea


Korsel - Bentrokan terjadi antara kapal perang angkatan laut Korea Utara dan Selatan seperti diberitakan kantor berita Korea Selatan Yonhap, memanaskan kembali hubungan kedua Negara itu

Kantor berita itu menyebutkan, kapal perang Korea Selatan menembak kapal Korea Utara yang melintasi garis demarkasi di lepas pantai barat.

Kapal Korea Utara balas menembak namun tidak ada laporan jatuhnya korban luka.
Kedua kapal angkatan laut terlibat dalam bentrokan dua kali di laut perbatasan sebelah barat dalam satu dasa warsa ini.

Bulan Oktober, Angkatan Laut Korea Utara menuduh Korea Selatan mengirimkan kapal perang di sepanjang perbatasan yang meningkatkan ketegangan dan memperingatkan penyusupan lebih lanjut dapat memicu pembalasan.

Angkatan laut negara komunis itu mengatakan, satu hari asja kapal-kapal telah melintasi perbatasan sebanyak sepuluh kali.

Korea Selatan mengakui Garis Batas Utara yang dibuat secara sepihak oleh Komando PBB pimpinan Amerika Serikat pada akhir Perang Korea 1950-1953 yagn tidak pernah diakui Korea Utara.

Tahun 1999 sebuah kapal Korea Utara tenggelam dan beberapa kapal kedua pihak rusak selama baku tembak.

Tahun 2002 empat pelaut Korea Selatan dan diperkirakan 30 pelaut Korea Utara tewas dalam pertempuran selama 20 menit.(bbc/w1)

Wanita Pertama Sebagai Ketua Dewan

TANJUNG REDEB-Unsur pimpinan DPRD Berau, yakni Elita Herlina dari partai Golkar sebagai ketua, H Sa’ga dari Partai Persatuan Pembangunan dan H Muharram dari Partai Keadilan Sejahtera sebagai wakil ketua, kemarin (28/9), resmi dilantik dan diambil sumpahnya.
Dengan dilantiknya unsur pimpinan DPRD Berau ini, sejarah baru terukir di lembaga wakil rakyat Berau. Pasalnya, baru kali ini jabatan ketua diisi oleh seorang wanita.
Terpilihnya Elita sebagai ketua DPRD Berau sudah santer disebut-sebut sebelumnya. Pasalnya interen Partai Golkar menyepakati agar wanita kelahiran 11 Mei 1966 itu yang mengisi jabatan ketua.
Sekadar diketahui, Golkar merupakan partai peraih suara terbanyak pada pemilu legislatif lalu. Untuk itulah, partai berlambang pohon beringin itu mendapat kesempatan untuk menunjuk salah seorang kadernya yang lolos sebagai anggota dewan menjadi ketua.
Meskipun merupakan wanita pertama yang menjabat sebagai ketua dewan, tidak lantas membuat Elita canggung. Berbekal pengalaman dalam beroganisasi, alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman tahun 1990 itu terlihat siap dengan jabatan yang dibebankan kepada dirinya.
Bahkan saat ditemui wartawan koran ini usai acara pelantikan, Elita mengaku biasa-biasa saja dengan jabatan ketua yang sekarang dijabatnya. Elita memang merupakan sosok berpengalaman, terbukti saat menutup sidang paripurna kemarin ia tampil dengan penuh wibawa, dan penuh dedikasi.
“Karena sebelumnya kan saya sebagai unsur pimpinan sementara. Jadi sudah terbiasa,” ujar Elita.
Setelah unsur pimpinan dewan dinyatakan definitif, agenda selanjutnya kata Elita, dirinya bersama anggota dewan lainnya akan membentuk alat kelengkapan dewan, melakukan evaluasi terhadap beberapa peraturan daerah dan lainnya.
“Untuk alat kelengkapan dewan, harus secepatnya terbentuk. Karena kami akan membahas kebijakan umum anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2010,” bebernya.
Pelantikan yang dihadiri Bupati Berau Makmur HAPK, Wakil Bupati Ahmad Rifai serta pejabat di lingkungan Pemkab Berau, intansi vertikal, tokoh masyarakat dan tokoh agama itu berjalan dengan lancar.
Elita dan dua orang wakilnya; H Sa’ga dari Partai Persatuan Pembangunan dan H Muharram dari Partai Keadilan Sejahtera terlebih dulu diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Berau Burhanudin, sebelum resmi menjabat sebagai unsur pimpinan. Selain pelantikan dan pengambilan sumpah, kemarin juga dilakukan penyerahan palu sidang oleh ketua dewan sementara H Sa’ga kepada Elita. (w1)

TNI Versus Warga


TASIKMALAYA - Puluhan ibu warga perumahan Jalan Saptamarga Kelurahan Cikalang Kec. Cipedes Kota Tasikmalaya berteriak-teriak penuh emosi menyusul pengisian rumah salah seorang tetangga mereka oleh anggota Kodim 0612/Tasikmalya, Selasa (10/11). Sedangkan puluhan pria, termasuk mantan Wakil Ketua DPRD Tasikmalaya, Memed tampak terlibat perbincangan dengan Danramil Kota, Kapten E Duddy di rumah yang akan dihuni warga baru. Rumah itu menurut rencana akan dihuni oleh Danramil Cipatujah, Kapten Iyan.
Menurut warga, mestinya pihak Kodim 0612/Tasikmalaya mendengarkan saran dari Komnas HAM, yang menyatakan agar Dandim 0612/Tasikmalaya menahan diri untuk tidak melakukan pengosongan rumah. Sambil meneriakan yel-yel ibu-ibu minta agar anggota tidak bertindak arogan, karena status kepemilikan rumah itu masih dalam taraf proses penyelesaian.
Seperti diungkapkan Ny. Sugondo (70), ketika dirinya bersama almarhum suaminya ikut berperang, dengan susah payah membangun rumah murah atau rumah sederhana di Jalan Saptamarga. "Kami dulu hanya bisa makan singkong, naik sepeda, dan dengan susah payah membangun rumah. Tapi, sekarang dengan seenaknya mau mengambil rumah tersebut," teriak Ny. Sugondo penuh emosi.
Sementara itu, mantan Wakil Ketua DPRD Tasikmalaya, Memed dan beberapa warga berkumpul di salah satu rumah, berdialog bersama Danramil Kota Tasikmalaya, Kapten E Duddy. "Kami mohon maaf kepada warga dan mengerti apa yang dirasakan dan dialami warga. Namun demikian, kami hanya menjankan perintah atasan," kata Kapten E Duddy.
Reaksi warga lainnya yang dilontarkan kepada petugas di antaranya membacakan petikan surat dari Komnas HAM, sedangkan Memed membacakan delapan wajib ABRI. "Tentara harus bersifat sopan santun terhadap rakyat, menjunjung tinggi kehormatan wanita, dan tidak sekali-kali merugikan rakyat. Kemudian tidak sekali-kali menyakiti dan menakuti hati rakyat, menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mangatasi kesulitan rakyat," katanya.
Menurut Memed, bila perlu delapan wajib ABRI itu ditempel di rumah masing-masing warga. Bahkan seoang ibu berteriak bila perlu delapan wajib ABRI itu ditempel di rumah Dandim. Kendati warga menolak pengisian rumah di Jln. Saptamarga itu, namun beberapa anggota Koramil Kota Tasikmalaya tetap memasukan barang-barang rumah tangga ke dalam rumah. Menurut tokoh masyarakat di sana, dengan adanya upaya pengisian rumah di Jln. Saptamarga itu mencerminkan surat dari Komnas HAM tidak digubris. (PRLM/w1)

Selasa, 10 November 2009

KPU tidak Peduli Pilkada Berkualitas


JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Departemen Dalam Negeri (Depdagri) dinilai tidak begitu peduli terhadap pemilihan kepala daerah (Pilkada) berkualitas.

"Mereka (KPU dan Depdagri) tidak terlalu peduli amat tentang pilkada yang berkualitas. Yang penting buat mereka, jalan saja, terlaksana sesuai dengan masa jabatan kepala daerah itu berakhir," kata Direktur Center for Electoral Reform (Cetro) Hadar N Gumay di Jakarta, Senin (9/11).

Hadar menilai KPU dan Depdagri belum menangkap visi pentingnya penggabungan, penyederhanaan waktu pelaksanaan pemilu, dan tidak cukup berani mengambil langkah terobosan dalam rangka menuju waktu penyederhanaan atau penggabungan itu. "Mungkin pemikiran bahwa ada masa jabatan yang sulit digabung atau diperpendek karena ada penolkan dari daerah. Itu mungkin yang terjadi di mereka," cetusnya.

Hadar menegaskan perlunya pilkada serentak untuk meningkatkan kualitas yang lebih baik daripada pilkada gelombang pertama yang digelar 2005. Untuk itu, perlu payung hukum yang tidak berbenturan. "Itu harus disiapkan jauh-jauh hari. Jangan sampai keluar perppu hanya beberapa hari menjelang pemungutan suara," ujarnya.

Kalau mau kualitas baik, ujar Hadar, payung hukum itu jauh-jauh hari sudah dibuat. Bila perlu lima bulan sebelum pemungutan suara. "Mungkin mereka sepakat bahwa mereka merasa penyelenggara pemilu sekarang bisa menyelenggarakan pilkada," tegasnya.

Pilkada yang tidak dilakukan serentak dan penggabungan, menurut Hadar, berpontensi pemborosan. "Salah satu alasan penggabungan adalah efisiensi. Sepanjang tahun ini kita mengurusin ketegangan akibat pilkada dan ada biayanya. Kalau pilkadanya digabung, ketegangan terlokalisir," katanya.

Menurut Hadar alasan Mahakamah Konstitusi kewalahan menangani perkara pilkada kalau digabung atau serentak, itu tidak masuk akal. "Saya tidak khawatir, mk dalam pemilu legiskatif dan pemilu presiden, kasusnya juga ratusan, hampir 700-an, itu bisa diselesaikan oleh MK. Menurut saya belum tentu 246 itu sengketa semua," tegasnya.

Hadar mengatakan ada nuansa politik bahwa pemerintah mungkin khawatir menghadapi resistensi di lapangan. "Amandemen undang-undang itu kan isunya bisa diidentifikasi. Ini bukan wewenang KPU, tapi pemerintah dengan DPR," katanya. (MI/w1)

Cadangan Devisa 64,5 Miliar Dolar AS


Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan bahwa cadangan devisa Indonesia hingga saat ini mencapai 64,5 miliar dolar AS.

"Krisis tahun lalu cadangan devisa kita hampir berada 50 miliar dolar AS dari puncaknya 60 miliar dolar. Jadi Juli sampai Oktober 2008 cadangan devisa kita hilang 10 miliar, sekarang cadangan devisa berada di 64,5 miliar dolar," kata Sri Mulyani dalam rapat dengan anggota DPR RI Komisi XI di Jakarta, Selasa.

Sri Mulyani mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara yang mendapat "benefit" (keuntungan) dari krisis di negara maju, aliran modal masuk kepada cadangan devisa.

Dia menjelaskan bahwa naiknya cadangan devisa ini didorong oleh masuknya modal asing ke Indonesia terutama untuk pembelian saham, surat utang dan investasi lainnya.

"Masuknya modal asing ini membuat perdagangan saham (Indeks Harga Saham Gabungan/IHSG) mengalami peningkatan, nilai tukar rupiah mengalami penguatan sebesar 11 persen. Situasi ini yang membantu pondasi perekonomian Indonesia membaik," katanya.

Menkeu menyebutkan bahwa arus modal masuk (capital inflow) pada Oktober 2009 mencapai Rp8 triliun yang masuk di surat utang negara (SUN, ORI, Sukuk). "Bahkan pada November ini hingga tanggal 11 sudah masuk sekitar Rp1,1 triliun," ungkanya.

Namun, lanjut Sri Mulyani, sikap hati-hati terhadap perkembangan perekonomian harus diperhatikan karena ekonomi global yang pondasi yang masih keropos.

Tentang adanya penurunan harga saham (IHSG) dan nilai tukar rupiah akhir-akhir ini, kata Sri Mulyani, disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking) saja."Minggu ini memang banyak terjadi `profit taking` saham dan rupiah," kata Sri Mulyani.

Pada penutupan Selasa (10/11) ini IHSG ditutup turun 24,479 poin menjadi 2.381,955, sedangkan rupiah terkoreksi 23 basis poin untuk berada di level Rp9.438 per dolar AS.(ant/w1)

Video Upacara Bakar Batu Juara KWN 2009


Jakarta – Kreatif dan peduli Budaya, mungkin itulah gambaran yang tepat untuk sebuah video dokumenter berjudul "Upacara Bakar Batu di Lembah Baliemku" karya siswa SMPN 2 Jayapura, Papua. Video tersecut berhasil meraih juara nasional ajang Kid Witness News (KWN) Indonesia 2009 yang diselenggarakan oleh PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI).

Kompetisi pembuatan video singkat bagi pelajar SD dan SMP se-Indonesia, KWN 2009, itu merupakan yang keenam sejak diluncurkan pada 2004 dan tahun ini mengambil tema "Negeriku, Budayaku, & Lingkungan Hidup", demikian siaran pers dari PGI yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Dengan meraih juara nasional, tim dari provinsi paling timur Indonesia tersebut berhak meraih hadiah Piala KWN dan piagam, serta perjalanan gratis mengikuti perayaan Kontes Regional di Singapura pada Desember mendatang. Mereka juga akan mewakili Indonesia di Kejuaraan KWN Tingkat Global di Tokyo, Jepang tahun depan.

Terpilih sebagai runner up KWN 2009 adalah video dokumenter karya siswa SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta, Jawa Tengah yang berjudul "Kearifan Lokal Desa Pinggir Kelurahan Telukan".

Kemudian video "Ibuku Seorang Buruh Batik" karya siswa SMPN 4 Surakarta meraih juara runner up 2, sementara runner up 3 direbut video berjudul "Wayang Kulit" karya SD Jubilee Jakarta.

Keempat video itu berhasil menyisihkan sekitar 700 video lainnya karya tim-tim dari sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari seluruh penjuru Tanah Air.

Sebelum penentuan juara nasional dan runner up 1 hingga 3, dewan juri juga menetapkan video-video yang masuk tahapan 10 besar. Video-video itu adalah karya siswa SMPN 2 Jayapura berjudul "Upacara Bakar Batu Di Lembah Baliemku", SMPN 4 Surakarta berjudul "Ibuku Seorang Buruh Batik", SD Salman Al Farisy Bandung berjudul "Lestarikan Legong", dan karya SMPN 173 Jakarta berjudul "Kami Bisa, Hal Kecil Menyelamatkan Lingkungan".

Kemudian karya siswa SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta berjudul "Kearifan Lokal Desa Pinggir Kelurahan Telukan", SD Jubilee Jakarta berjudul "Wayang Kulit", SMPN 4 Pekanbaru berjudul "Mengenal Lebih Dekat", SD Islam Dian Didaktika berjudul "Butterfly", SMPN 1 Depok "Seruni Sahabatku Dari Baduy", dan SMP Nasima Semarang "Berburu Suweg Raksasa Dan Sampah Demi Sekolah".

Para wakil siswa dari 10 sekolah dengan storyline terbaik tersebut berkesempata mengikuti training intensif 3 hari (1-3 Oktober 2009) mengenai pembuatan video. Mereka mendapatkan training dan pelatihan dari PGI dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Masing-masing sekolah yang masuk "10 Besar" juga mendapatkan hadiah camera e-cam VDR-D50 dari Panasonic. Selain itu, Panasonic juga menyediakan berbagai perlengkapan produksi bagi 10 storyline yang mereka susun.

Pada KWN 2009 ini, dewan juri sebagai penilai diantaranya adalah Istiqlal Taufik (HRS Director PGI), Subagjo Budisantoso (Wakil Dekan bidang Kerjasama IKJ), Brigitta Isworo Laksmi (Senior Journalist Kompas), Titin Rosmasari (Pemimpin Redaksi Trans7), Ari Budiharto (Manager Trainer iBOx), Albar Daengparani (Manager Sales & Support PT Senjaya Bersama Utama) dan Israr Ardiansyah (Media Outreach Coordinator WWF-Indonesia).

"Tujuan utama kami menggelar Kid Witness News di Indonesia adalah untuk menstimulasi kreativitas di kalangan para siswa dan memunculkan kemampuan berkomunikasi di antara mereka. Selain itu, ajang ini ditujukan untuk menciptakan kerja sama tim di antara para siswa dalam mengerjakan tugas di lapangan dan aktivitas lain terkait dengan pembuatan film tersebut," tutur Istiqlal Taufik, HRS Director PGI.

"Oleh karena itu kami berupaya menyediakan wadah untuk mengasah sisi pendidikan anak lewat berbagai program yang menarik, termasuk KWN. Kami yakin KWN dapat menstimulasi daya inovasi, pemahaman, kreativitas dan analisa para pesertanya," tambah Istiqlal.

Tahun ini, Panasonic Indonesia sebagai penyelenggara resmi KWN 2009 menerima hampir 700 naskah dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia. "Jumlah ini meningkat sekitar 15% dibandingkan tahun lalu, dimana jumlah peminat yang masuk hanya 500 naskah," tutur Santi Turino, Corporate Communications Manager PGI.

Aspek penjurian video terdiri dari 5 bidang, yakni (1) Aspek penulisan meliputi kreativitas, orisinalitas, dan kandungan lokal; (2) Aspek Videografi meliputi kualitas gambar, fokus objek, tata cahaya dan warna; (3) Aspek Suara meliputi kejelasan suara, kemampuan narasi, efek suara dan musik; (4) Aspek Editing meliputi harmonisasi dalam penggabungan klip-klip, efek visual, dan tampilan terjemahan dalam bahasa Inggris; (5) Aspek komprehensif meliputi kejelasan dan akurasi tema.

Dengan training yang telah diberikan oleh masing-masing ahlinya, pihak penyelenggara berkeyakinan bahwa Indonesia dapat meraih juara Grand Prix dalam Kejuaraan KWN Tingkat Global yang akan berlangsung di Tokyo (Jepang) tahun depan.

Tema KWN tahun ini "Negeriku, Budayaku, & Lingkungan Hidup", diharapkan dapat merangsang peserta menampilkan karya bernuansa seni budaya Indonesia yang beraneka ragam, dengan subtema yang dipilih adalah "Lihat Sekitarmu dan Ceritakan pada Dunia".

Menurut Subagjo Budisantoso, pengajar IKJ sekaligus salah satu juri KWN Indonesia 2009,"Indonesia kaya akan seni budaya, dimana tiap daerah punya ciri khas masing-masing. Berbagai aktivitas seni budaya warisan leluhur perlu kita lestarikan. Ini sebuah langkah positif untuk bisa kita perlihatkan kepada dunia. Lewat KWN ini, kami yakin anak-anak Indonesia bisa menyajikan karya mereka untuk mendukung pelestarian seni budaya Indonesia yang adiluhung". (ant/w1)

Senin, 09 November 2009

Ada Yang Tak Ingin Indonesia Aman


Kupang - Mantan Ketua MPR Amien Rais menegaskan, perseteruan penegak hukum kepolisian, kejaksaan dan KPK yang berbuntut pada penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, adalah sasaran antara dari pihak-pihak yang menginginkan Indonesia tidak aman.

"Saya tidak mengetahui siapa aktor pencipta kondisi hingga keadaannya seperti dirasakan saat ini, tetapi tujuannya dan sasarannya adalah supaya bangsa ini tidak aman," katanya kepada pers di Kupang, Senin.

Menurut Amien, seluruh dunia mengetahui Indonesia adalah negara keempat terbanyak penduduknya setelah Cina, India dan Amerika Serikat dan memiliki sumber daya alam sangat potensial.

Indonesia, sebutnya, adalah negara yang menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama dan menempatkan toleransi di atas segalanya.

"Masih banyak lagi keunggulan-keunggulan yang dimiliki bangsa ini dalam berbagai hal yang tidak dimiliki bangsa lain, yang menjadi biang mengapa Indonesia selalu dibuat tidak boleh aman," katanya.

Amien menengarai, pihak-pihak tertentu di luar negeri ingin mengacaukan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan cara apapun dan kapanpun.

Tujuannya, kata Amien, mengacaukan konsentrasi kerja para pemimpin dan menjadikan kemiskinan sebagai senjata untuk mewujudkan misinya.

"Saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dengan niat-niat jahat seperti itu, karena sangat tidak bermanfaat bagi bangsa dan negara," katanya.

Amien menegaskan, rakyat dan bangsa Indonesia itu bermartabat sehingga tidak mungkin menggadaikan bangsanya kepada pihak lain yang tidak paham Indonesia.

Dalam kasus Bibit-Chandra, Amien menolak tegas aksi kasak-kusuk pihak-pihak tertentu yang bertujuan mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.

"Apabila masyarakat menemukan ada orang-orang yang menghendaki atau berperilaku menjurus ke arah seperti disebutkan di atas, segera melapor ke aparat keamanan untuk diamankan, termasuk yang menskenariokan agar kasus KPK-Polri dan Kejagung semakin rumit untuk dituntaskan," katanya. (ant/w1)

Jepang Libas Indonesia 7-0

Bandung - Timnas Jepang U-19 melibas Timnas Indonesia 7-0 (3-0) pada penyisihan Piala Asia U-19 Grup F di Stadion Si Jalak Harupat Soreang kabupaten Bandung, Senin.

Tujuh gol kemenangan "Negeri Sakura" diciptakan oleh Takagi Toshiyuki yang mencetak hattrik pada menit ke-3, 52 dan 56.

Gol lainnya dicetak oleh Nagai Ryo menit ke-10 dan 70, Kato Masaru 40 dan pemain belakang Takahashi Shohei menit ke-54.

Dengan kekalahan telak itu, tertutup sudah peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia, pada pertandingan sebelumnya Indonesia juga dikalahkan Singapura 0-1.

Sebaliknya, Timnas Jepang kian berpeluang untuk lolos mewakili Grup F. Tim asuhan pelatih Nuno Keiichiro saat ini memimpin grup F dengan nilai enam hasil dua kali menang dan selisih gol fantastis 11 memasukan tanpa kemasukan.

Kekalahan Timnas Indonesia dengan skor telak itu membuat kecewa sekitar seribu suporter yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat. Sebagian besar penonton tidak menyangka tim yang berlatih selama dua tahun di Uruguay itu menelan kekalahan telak dari tim Jepang.

Pertandingan yang dipimpin wasit Kodhim Oda Lazem dari Irak itu berlangsung tidak seimbang. Pasukan "Sakura" unggul di semua lini dan terus menekan sejak menit awal pertandingan.

Hampir sepanjang pertandingan, Timnas Indonesia yang tidak menurunkan kapten tim Syamsir Alam mendapat tekanan, dan nyaris tanpa peluang ke gawang Jepang yang dikawal kiper Nakamura Hayato.

Gol cepat Jepang yang dicetak Takagi Toshiyuki pada menit ke-3 babak pertama, cukup membebani pemain timnas Indonesia yang harus mengakui keunggulan lawan di semua lini.

Bahkan sepanjang babak kedua, Timnas Indonesia dipaksa untuk konsentrasi di sektor pertahanan untuk menahan agar tidak kebobolan lebih banyak lagi.

Striker Alan Martha dan Yandi Sofyan Munawar digantikan pemain berkarakter bertahan Refa Arvindo dan Ridwan Awaludin. Namun para pemain Indonesia kalah di semua lini dan harus mengakui kekalahan telak 0-7 atas tim "Matahari Terbit" itu.(ant/w1)

Kartu kuning diberikan wasit Kadhim Oda Lazeem dari Irak kepada Alfin Ismail Tuasalamoni dan Mokhamad Syaifudin (Indonesia).

KASUS BIBIT-CHANDRA TIDAK CUKUP BUKTI


Jakarta - Kasus Kriminalisasi KPK mulai mendekati titik terang, Tim 8 Delapan secara resmi menyatakan, perkara penyuapan dan pemerasan yang dituduhkan kepada Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto tidak memiliki bukti yang cukup untuk dilanjutkan.

Dalam konferensi pers di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Jakarta Senin, Ketua Tim Delapan Adnan Buyung Nasution, mengatakan bahwa andaikata kasus hukum Chandra dan Bibit diteruskan ke pengadilan dengan memakai tuduhan penyalahgunaan wewenang, maka akan lemah pembuktiannya karena tuduhan yang dipakai adalah pasal "karet".

"Andaikata pun kasus ini dipaksakan, saya ulangi dipaksakan, untuk diajukan ke pengadilan dengan dakwaan penyalahgunaan wewenang, kasus itu pun lemah karena menggunakan pasal karet. Terlebih lagi, tindakan Bibit dan Chandra yang disangkakan ternyata adalah prosedur lazim yang juga dilakukan oleh pimpinan KPK periode sebelumnya," tutur Adnan.

Untuk tuduhan pemerasan atau penyuapan, Adnan menjelaskan, tuduhan tersebut terputus pada aliran dana dari Anggodo Widjojo kepada Ary Mulady

"Aliran dana dari Ary Muladi baik kepada Yulianto atau langsung kepada pimpinan KPK, ternyata tidak ada bukti yang dapat ditunjukkan kepada Tim Delapan," ujarnya.

Tim Delapan dalam konferensi pers hanya menyampaikan penilaian atau kesimpulan yang mereka peroleh dari sepekan bekerja memverifikasi fakta hukum kasus Bibit dan Chandra dengan cara mendengar keterangan dari berbagai pihak serta menggelar perkara bersama dengan kepolisian dan kejaksaan.

Tim Delapan secara khusus menyampaikan rekomendasi mereka atas penilaian tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Rekomendasi tersebut diserahkan melalui Menko Polhukam Djoko Suyanto di kantornya pada Senin sore, yang akan meneruskan rekomendasi tersebut kepada Presiden.

Tim Delapan tidak bersedia membeberkan kepada publik rekomendasi tim yang disampaikan kepada Presiden. Menurut juru bicara tim, Anies Baswedan, rekomendasi tim disampaikan dalam amplop bersegel sehingga isinya aman bahkan Menko Polhukam pun tidak mengetahui isinya.

Rekomendasi yang disampaikan tersebut bersifat sementara karena Tim Delapan masih bekerja melengkapi keterangan dari berbagai pihak yang masih dibutuhkan untuk rekoemndasi final yang akan disampaikan pada pekan depan.

Menurut rencana, Tim Delapan pada Selasa 10 November 2009 masih akan memanggil Deputi Penindakan KPK Ade Raharja, mantan wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga, serta Eddie Sumarsono.(ant/W1)

Minggu, 08 November 2009

Pertemuan Cicak, Buaya dan Gozila


Jakarta - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Benny K. Harman mengatakan pihaknya akan mempertemukan tiga lembaga penegak hukum yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan Agung Rabu (11/11) nanti.

"Semoga semuanya bisa hadir," kata Benny di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (11/11).

Menurut dia, momen itu nantikan akan menjadi ajang bagi ketiga lembaga penegak hukum itu untuk memberikan klarifikasi seputar masalah yang akhir-akhir ini mencuat. Diharapkan dalam rapat kerja tersebut dapat diperoleh titik temu mengatasi persoalan yang ada.

Anggota Komisi III Bambang Soesatyo mengatakan dalam rapat kerja Rabu nanti Dewan akan menegaskan kepada semuanya bahwa DPR tidak rela bila institusi penegak hukum dilemahkan, sehingga para koruptor menjadi pemenang. Menurut dia hal serupa sudah disampaikan kepada KPK dan Polri saat raker minggu lalu. "Kami merasa sangat perlu menghadirkan ketiganya secara bersamaan untuk menyelesaikan perseteruan dan mempersatukan kembali para penegak hukum," kata dia.

Hal ini, lanjut Bambang, sekaligus membantah opini publik yang menyatakan komisi III menjadi corong Polri saat rapat kerja yang diliput secara live oleh dua media elektronik itu. Benny pun menegaskan bahwa komisi III bukanlah penyidik, yang bisa mengambil alih fungsi penegak hukum. Posisi dewan jelas ingi memperkuat lembaga penegak hukum yang ada terutama KPK, kepolisian, dan kejaksaan. "Dalam dua raker sebelumnya (KPK dan Polri) kita menyatakan kalau ada personil yang bertindak tidak sesuai, kita minta oknum diproses," kata dia.

Rencananya esok, Senin (9/11) komisi III akan melaksanakan rapat kerja dengan Kejaksaan Agung yang juga akan dihadiri oleh Jaksa Agung. Anggota komisi III Ahmad Yani mengatakan dalam rapat dengan kejagung juga akan ditegaskan bahwa Dewan tak ingin ada pelemahan institusi ini dan fokus ke pemberantasan korupsi. Sedangkan Selasa (10/11) akan diadakan rapat dengar pendapat dengan sejumlah elemen civil society atau lembaga swadaya masyarakat.

Benny menambahkan, pihaknya siap memanggil Bibid Samad dan Chandra M.Hamzah jika memang dibutuhkan. Namun menurutnya jika memang keduanya akan hadir, kemungkinan dalam dengar pendapat hari Selasa yaitu dengan LSM karena status keduanya saat ini pimpinan KPK nonaktif.

Pejabat Jadi Calo CPNS Akan Dipecat

Aceh - Pejabat pemerintah yang menjadi calo pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2009 di Aceh, harus siap-siap menaggung resiko.

“Sanksinya, oknum PNS itu kita pindahkan, kalau terbukti bersalah usulkan pemecatan. Masa kepemimpinan saya tidak boleh lagi begitu, main sogok. Jika terbuki melanggar saya berjanji akan menindak pejabat tersebut.” Kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, sebagaimana dilansir JPNN (Sabtu, 7/11).

Menurut Irwandi, tahun ini, Pemerintah Aceh dan jajarannya membuka formasi CPNS. Irwandi juga mengingatkan para pelamar agar tidak terpengaruh dengan calo.

"Sudah saatnya pejabat di jajaran Setwilda Aceh untuk tidak menjadi calo dan berperilaku nepotis dalam seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun ini. Kita ingin mereka yang lulus benar-benar mampu sesuai bidang dan disiplin ilmunya. Sehingga muncul program berkualitas untuk pembangunan Aceh ke depan," kata Irwandi. (rm)

Kapolri Didesak Minta Maaf


JAKARTA-Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri didesak untuk menyampaikan permohonan maaf oleh simpatisan dan sejumlah tokoh masyarakat yang mengagumi almarhum Nurcholish Madjid, atau yang kerap dipanggil Cak Nur.

"Kami mendesak Kapolri meminta maaf karena pihak keluarga Cak Nur yang sangat terpukul dengan pernyataan Kapolri, apalagi tanpa ada bukti," kata Dewan Ahli Nurcholish Madjid Society (NMS) Yudi Latif di Jakarta, Minggu (8/11).

Pernyataan yang dipermasalahkan itu adalah pernyataan Kapolri dalam rapat dengan Komisi III DPR pada Kamis (5/11) malam. Kapolri ketika itu mengatakan, terdapat orang berinisial MK (diduga MS Kaban) sebagai pihak yang menerima dana suap sebesar Rp17,6 miliar dari bos PT Masaro Anggoro Widjojo. Masalah ini kemudian terkait dengan kasus dua pimpinan nonaktif KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah.

Selanjutnya Kapolri menilai bahwa sangkaan korupsi atas Anggoro yang dilakukan MK ditangguhkan oleh KPK karena ada hutang budi Chandra M Hamzah atas jasa MK dalam memfasilitasi pernikahan Chandra dengan Nadia. Kapolri menyebutkan Nadia adalah putri seorang tokoh berinisial N. MK disebutkan sebagai saksi pernikahan Nadia dengan Chandra.
Memang Nadia adalah anak Nucholish Madjid dan Chandra Hamzah memang pernah menikah dengan Nadia Madjid pada 1994,
tetapi bercerai pada 2001. Karenanya, ketika kasus korupsi tersebut bergulir pada 2008, Chandra sudah tidak memiliki pertalian keluarga lagi dengan keluarga Cak Nur, meski dinilai masih tetap menjaga hubungan baik.

Kolega dan rekan akrab Cak Nur, Soenanto, mengemukakan, dalam pergaulan Cak Nur sampai akhir hayatnya tidak pernah dekat dan mengenal MS Kaban secara pribadi.

Selain itu, lanjut Soenanto, Kaban tidak pernah diundang dalam pernikahan Nadia-Chandra, apalagi menjadi wali atau saksi nikah mereka.

Baik Soenanto maupun Yudi sepakat bahwa permintaan maaf dari Kapolri adalah masalah etika dan moral yang lebih tinggi prinsipnya dari masalah hukum.

Tokoh lainnya, Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, pihaknya akan bertemu Komisi III DPR untuk ikut mendesak agar Kapolri meminta maaf. Bila perlu, lanjutnya, pihaknya juga akan mengadukan Kapolri ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Sejumlah tokoh lainnya yang tampak hadir dalam pernyataan bersama simpatisan Cak Nur antara lain pengajar FISIP UI Andrinof Chaniago, pengamat politik Universitas Paramadina Bima Arya Sugiarto, rohaniawan aktivis HAM Benny Susetyo, dan musisi Franky Sahilatua, serta adik Cak Nur, Syaifullah. (MI)

'Serangan NATO' bunuh 7 orang


Afghanistan - Sedikitnya tujuh anggota aparat keamanan Afghanistan tewas dalam sebuah serangan udara NATO, demikian dilaporkan Departemen Pertahanan Afghanistan.

Kementrian itu mengatakan NATO dan pihak berwenang Afghanistan sedang menyelidiki insiden yang terjadi di kota Badghis di kawasan barat pada hari Jumat.

Sejumlah laporan mengatakan empat tentara Afghanistan dan tiga polisi tewas.

Belum ada pernyataan dari pasukan NATO sejauh ini mengenai apakah mereka melakukan serangan udara itu.

Sebelumnya, NATO mengatakan lebih dari 25 tentara NATO dan Afghanistan luka-luka ketika mereka sedang melakukan pencarian terhadap dua pasukan para Amerika yang hilang di barat daya Afghanistan pada hari Jumat.(bbc)

G20 dukung pemulihan ekonomi


Negara-negara industri utama dan negara-negara berkembang yang tergabung dalam kelompok G20 sepakat untuk terus mendukung pemulihan ekonomi global.

Dalam satu pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan para menteri keuangan di Skotlandia, G20 mengatakan meski kondisi telah membaik pemulihan ekonomi belum merata.Selain itu pengangguran yang tinggi juga menjadi kekhawatiran utama.


G20 mengatakan prioritas ke depan adalah mendorong pertumbuhan yang seimbang.Dalam pertemuan ini Perdana Menteri Inggris Gordon Brown mengusulkan pajak transaksi keuangan untuk membantu melindungi dunia dari krisis perbankan di masa depan.

Pajak transaksi keuangan

Brown mengatakan adalah sesuatu yang tidabisa diterima jika semua orang harus menanggung biaya untuk mengatasi krisis sementara keuntungan perbankan hanya dinikmati oleh sedikit orang. Pemimpin Inggris ini mengatakan Inggris tidak akan bertindak sendirian dan pajak baru perbankan harus disetujui secara global.

Gagasan ini didukung penuh oleh para aktivis yang menyebutnya sebagai cara untuk membantu negara-negara berkembang yang terimbas krisis.

Namun Menteri Keuangan Kanada Jim Flaherty tidak begitu bersemangat mendukung usul ini.

"Kami bukan satu pemerintah yang menaikkan pajak. Kami adalah pemerintah yang menurunkan aneka macam pajak selama empat tahun ini," kata Flaherty.

Sementara itu Prancis sementara itu mendukung usul perdana menteri Inggris.

Dana Moneter Internasional (IMF) akan mengkaji beberapa kemungkinan yang pada akhirnya akan memastikan bahwa pihak perbankan yang harus mengeluarkan dana guna menyelesaikan krisis.

Dana penyelesaian krisis tidak boleh diambil dari hasil pungutan pajak rakyat seperti yang sekarang terjadi.

IMF akan melaporkan hasil kajian mereka pada pertemuan G20 tahun depan.

Jumat, 06 November 2009

“Kami Tanam, Mereka Babat ”



Medan - W1, Kehadiran perusahaan tambang di desa naungan Rosmawati memang belum mengusik ketenangan hidup penduduknya. Namun ibu lima anak ini sadar betul, tambang ini bisa jadi ancaman bagi keberadaan hutan yang menghidupi diri dan keluarganya. “Kami disuruh menjaga kelestarian hutan, tapi orang berdasi dibiarkan merambahnya,”tandas Rosmawati br Simanungkalit (50) berapi-api.

Rosmawati tinggal di Desa Malum Kecamatan Sitelu Taliurung (STTU) Jehe Kabupaten Pak-pak Bharat, sekitar 52 km dari Sidikalang. Desa berpenduduk 407 jiwa ini terletak persis di kawasan hutan lindung Register 66 dan 67 dan juga terletak di jalur perbatasan antara Propinsi Sumatera Utara dengan Aceh Singkil-NAD.

Bersama Rosmawati, ada juga Ati Monica br Sinaga (43), Rumanti br Samosir (49), dan Afrida Piliang(33). Para ibu rumah tangga ini tergabung dalam kelompok Ina Bunga Mawar, kelompok tani organik Desa Malum yang hanya diawaki oleh kaum perempuan. Kelompok ini dibentuk Yayasan Pusaka Konservasium Indonesia didukung Orangutan Conservation Services Program (OCSP)-USAID.
“Di sini kami bukan saja belajar bertani organik, tapi juga dikenalkan pada pentingnya menjaga hutan,” tukas Ati, yang juga adalah ketua kelompok Ina Bunga Mawar.

Dahulu, kisah Rosmawati, ada sebuah perusahaan tambang yang pernah datang ke desanya. “Kalau tidak salah sekitar tahun 2000, namanya Riotinto,” ungkapnya. Perusahaan ini, lanjutnya, hanya melakukan eksplorasi, namun belum sampai tahap eksploitasi nama Riotinto sudah menguap, tidak terdengar masyarakat lagi.

“Sejak ada tambang itu, banyak penduduk yang cerita kalau mereka terserang penyakit, pegal-pegal di sekujur tubuh, pening, bermacamlah, dan anehnya itu dialami setiap hari,” tutur Rumanti. Menurutnya, perusahaan itu memang belum melakukan eksploitasi, namun sudah mulai menjalankan pengeboran. “Limbahnya dialirkan ke sungai, dan mereka membawa air mineral untuk cuci tangan dan minum, sementara limbah ini dinikmati orang-orang desa, pantaslah mereka jadi sakit semua,” kilahnya lagi.

Kesaksian Rumanti dan Rosmawati memang belum teruji secara empiris, namun mereka sangat khawatir, pertambangan mengusik sisi-sisi kehidupan masyarakat. “Bukan hanya dampak penyakit saja kan, hutan kami ditebang seenaknya, eh…kami yang disuruh menanamnya lagi,” tandas Rosmawati.

Potensi perekonomian Kabupaten Pakpak Bharat bukan saja dilihat dari pertanian dan perkebunannya, sektor tambang juga merupakan pundi emas yang dilirik para investor. “Kalau di desa ini, potensi yang besar adalah timah hitam, besi bahkan emas,” ungkap Kepala Desa Malum Fendi Solin.

Kini ada tiga konsesi tambang yang bercokol di bumi Pakpak Bharat, PT Metal Pratama, PT Bintang Delapan Mineral, dan PT Panca Meta. Menurut Kepala Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup, dan Pertambangan Kabupaten Pakpak Bharat Sujarwo, ketiga perusahaan itu baru sebatas melakukan eksplorasi, belum sampai tahapan eksploitasi. “Pada tahapan eksplorasi belum bisa dilakukan Amdal, dan memang belum ada eksploitasi lahan, jadi belum ada penebangan,” jelasnya.

Ladang Berpindah
Hutan bagi masyarakat Desa Malum bukan saja tempat bernaung, tapi juga memberikan nafas kehidupan. “Hutan tempat tinggal kami, sekaligus tempat cari makan,”tukas Rumanti. Kehidupan masyarakat di desa ini sebagian besar mengandalkan hutan.

Nilam dan Gambir adalah komoditas utama yang hampir diproduksi semua penduduk, namun sayangnya lahan pertanian mereka masih berpindah-pindah. Babat lahan hutan, bakar, dan tanam. “Dulu kami pikir nilam ini harus selalu berpindah-pindah tempat, ternyata tidak juga, toh di lahan yang tidak banyak humusnya justru nilam ini bisa menghasilkan minyak lebih banyak,” terang Rosmawati.

Potensi alam yang tinggi tak ayal membuat ketergantungan masyarakat terhadapnya juga sangat tinggi. Sujarwo tidak menampik maraknya pembukaan lahan hutan bagi perladangan oleh masyarakat. Pola perladangan berpindah, ujarnya, selain dapat merusak unsur hara tanah, juga mengancam keberadaan hutan lindung.

“Sejauh ini kami memang belum memiliki program khusus konservasi, tapi kami berupaya memfasilitasi desa dengan pengesahan perdes (peraturan desa,red),” paparnya. Perdes dikatakan Sujarwo, memiliki kekuatan hukum yang lebih tinggi di mata masyarakat desa. “Biasanya masyarakat lebih patuh jika yang mengatur adalah perangkat desa maupun adat yang berlaku di tempatnya masing-masing,” tukasnya lagi.

Perdes berbeda di masing-masing desa, disesuaikan dengan karakter geografis wilayah maupun kebutuhannya masing-masing. Contohnya, perdes di Desa Malum, banyak memuat aturan tentang pemakaian hutan. “Di Malum ini marak pembukaan ladang yang berpindah-pindah, masyarakat harus disadarkan lagi akan fungsi hutan bagi kehidupan ekonomi mereka melalui perdes ini,” jelas Solin.

SBY Minta Tim 8 Tetap Tegar


Jakarta - Setelah mendengar kepastian bahwa Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dan Wakil Jaksa Agung AH Ritonga mundur dan Mabes Polri belum melepas Anggodo Widjojo, sejumlah anggota Tim 8 melunak. Mereka batal untuk menyerahkan mandat alias tidak jadi mengundurkan diri.

“Insya Allah tidak ada yang mundur,” kata Sekretaris Tim 8 Denny Indrayana saat dihubungi detikcom, Kamis (5/11) pukul 10.48 WIB.

Menurut Denny Tim 8 sudah mendapat update informasi bahwa rekomendasi yang ditelurkan direspons oleh Mabes Polri. “Sudah,” kata Denny saat ditanya apakah Tim 8 sudah mendapat kepastian mundurnya Susno dan Ritonga dan belum dibebaskannya Anggodo Widjojo.

Hingga berita ini diturunkan, Tim 8 masih menggelar rapat internal di kantor Wantimpres. “Sebentar lagi akan ada jumpa pers,” ujar Denny.
Sebelumnya, Prof Hikmahanto, Prof Anies Baswedan, Prof Komaruddin Hidayat, dan Todung Mulya Lubis merencanakan mundur bila rekomendasi yang disampaikan tidak direspons oleh Kapolri. Bahkan, Hikmahanto dengan geram mengatakan, “Saya tidak mau jadi boneka pemerintah dan olok-olokan masyarakat.”

SBY Minta Tim 8 Tetap Tegar
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap Tim 8 tetap tegar terhadap pro dan kontra yang muncul di tengah publik.

“Kita harap tim yang sedang bekerja dan dipimpin saudara Adnan Buyung Nasution ini bekerja dengan penuh amanah dan jadi bagian dari solusi,” kata SBY. Hal ini disampaikan SBY dalam pembukaan sidang kabinet paripurna membahas National Summit dan masalah KPK di kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (5/11).

SBY mengatakan, selama ini memang ada pro dan kontra. SBY pun mengharap Tim 8 dapat memberi rekomendasi yang jernih.”Ini semua untuk kepentingan yang lebih besar yakni tegaknya hukum di negara ini,” kata SBY.
Jimly: Kerja Tim 8 Sudah Kreatif, Jangan Grusa-grusu untuk Mundur
Pernyataan beberapa anggota Tim 8 alias Tim Pencari Fakta (TPF) yang akan mundur dari tugasnya dinilai terlalu tergesa-gesa . Tim 8 diminta tetap bekerja karena selama ini sudah sangat baik dan kreatif.

“Kita tunggu dulu, mudah-mudahan TPF jangan grasa-grusu, kan masih ada waktu. Kerja Buyung (Adnan Buyung Nasution) Cs ini sudah kreatif dan bagus,” kata Guru Besar Hukum Tata Negara UI Jimly Asshiddiqie kepada detikcom melalui telepon, Kamis (5/11).

Menurut Jimly, kinerja TPF beberapa hari ini sangat progresif. Satu dari tiga rekomendasi TPF kepada Kapolri telah dipenuhi.
“Sudah baik 30 persen, tinggal menunggu dan sabar untuk 2 rekomendasi lainnya,” imbuh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini. Rekomendasi Tim 8 adalah menangguhkan penahanan Bibit dan Chandra, menonaktifkan Komjen Susno Duadji dan menahan Anggodo Widjojo. Jimly menjelaskan, TPF masih memiliki waktu untuk mengumpulkan bukti dan fakta. Ia juga yakin kinerja TPF akan maksimal dan menjawab harapan masyarakat.

“Buyung ini orangnya kreatif, pengalaman, senior dan mengerti. Kita tunggu saja hasil rekomendasi finalnya kepada Presiden. Diberi mandat 100, Buyung akan lakukan 1.000 untuk kita,” tandasnya.

Tim 8 Masih Utuh
Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution memastikan timnya masih utuh. Anggota Tim 8, Hikmahanto Juwana, yang berniat mundur juga masih tetap bergabung.
“Saya mau sampaikan juga kalau tim kita masih utuh,” kata Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution saat memberikan sambutan pembukaan ketika bertemu dengan pimpinan KPK di Gedung Wantimpres, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (5/11). Menurut dia, Hikmahanto tidak hadir dalam acara pertemuan dengan KPK karena sibuk mengajar.

“Sekarang Hikmahanto tidak ada karena ada kesibukan lain, mengajar. Dia tetap utuh bersama kita,” ujar pria berambut putih ini.Buyung menegaskan Hikmahanto tetap bergabung paling tidak sampai gelar perkara pada Sabtu 7 November 2009.

“Karena pada saat itu kita bisa mengambil kesimpulan apakah ada rekayasa perkara atau tidak,” kata Buyung.
Sejumlah anggota Tim 8 semula berniat mundur karena rekomendasi mereka tidak digubris Kapolri.
Namun niat itu diurungkan setelah Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga mengundurkan diri, juga atas desakan para tokoh.

Anggota Tim 8, Prof Hikmahanto, Akan Kembalikan Mandat ke Presiden
Keputusan mengejutkan datang dari Prof Dr Hikmahanto Juwana. Anggota Tim 8 ini akan segera mengembalikan mandat kepada Presiden SBY, karena merasa dilecehkan oleh Mabes Polri.

“Saya mau mengembalikan mandat,” kata Hikmahanto Juwana saat berbincang-bincang detikcom, Kamis (5/11).

Hikmahanto berencana menyampaikan pengembalian mandat kepada Presiden dalam rapat Tim 8 di kantor Wantimpres pagi ini. “Saya tidak bersedia jadi boneka pemerintah dan olok-olokan masyarakat,” tegas Hikmahanto.

Pengembalian mandat ini karena Hikmahanto merasa Tim 8 dilecehkan. Hal ini terkait tidak direalisasikannya dua rekomendasi Tim 8 oleh Polri. Yaitu: rekomendasi agar Komjen Pol Susno Duadji dibebastugaskan dari Kabareskrim dan rekomendasi agar Anggodo Widjojo ditahan.Hingga saat ini Kapolri masih belum menonaktifkan Susno. Penyidik Mabes Polri juga masih belum menahan Anggodo. Kapolri hanya menjalankan satu dari tiga rekomendasi yang disampaikan Tim 8, yaitu penangguhan penahanan Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah.

“Padahal Anggodo ini dianggap sebagai simbol dari kemuakan masyarakat. Tidak ada alasan bagi Polri untuk menahan dia. Kenapa malah dilepas?” kata Hikmahanto yang juga Dekan Fakultas Hukum UI itu. Hikmahanto menilai dengan tidak menonaktifkan Susno dan menahan Anggodo, berarti Polri tidak sensitif terhadap keinginan publik.

Sebelumnya, Rabu (4/11) malam, Ketua Tim 8, Adnan Buyung Nasution, juga sangat geram atas belum dinonaktifkannya Susno dan tidak ditahannya Anggodo. “Kalau rekomendasi kami tidak ditaati, untuk apa kami bekerja,” kata Buyung seraya akan mempertimbangkan rencana mundur.

Belum Ada Laporan Anggota Tim 8 Mundur
Sejumlah anggota Tim 8 dikabarkan akan mundur. Namun hingga kini Presiden SBY belum menerima permintaan mundur dari tim yang dipimpin Adnan Buyung Nasution itu.

“Sampai saat ini tidak ada yang minta mundur kepada Presiden. Belum ada laporan ke Presiden sampai saat ini,” kata Mensesneg Sudi Silalahi sebelum mengikuti Rakor Paripurna Polkam di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/11).

Dijelaskan Sudi, jika ada laporan permintaan mundur dari anggota Tim 8, nantinya Presiden sendiri yang akan menelaah laporan tersebut setelah verifikasi fakta dan hukum yang menjadi tugas Tim itu dilaporkan ke Presiden.
“Ada waktu 2 minggu,” kata Sudi.

Salah satu anggota Tim 8, Prof Dr Komaruddin Hidayat pagi ini di kantor Wantimpres mengklarifikasi tidak akan mundur. Ancaman mundur hanya ekspresi kekecewaan saja. “Kita bukan mundur tapi hanya ekspresi kecewa, kita kan dibentuk untuk menjembatani kebuntuan hukum,” kata dia.

Selasa, 03 November 2009

Persib Diperkuat Dua Pemain Timnas Thailand


BANDUNG--MI: Persib Bandung dipastikan akan diperkuat dua pemain tim nasional Thailand. Pemain asal Thailand yang terakhir bergabung dengan Maung Bandung adalah Sunchao Nuthmum yang tiba di Bandung, Selasa (3/11).

Setibanya di Bandung, Sunchao langsung melakukan latihan bersama pemain lain di Stadion Siliwangi. Sehari sebelumnya, kiper timnas Thailand Kosin Hathairatanakoll bergabung dengan tim asuhan pelatih Jaya Hartono itu. Kosin dan Sunhao resmi bergabung dengan Persib yang tahun ini menargetkan Juara Liga Super Indonesia 2009-2010.

"Mereka berdua sudah bergabung, lengkap sudah pemain yang kita rekrut bergabung. Diharapkan kehadiran Sunchao bisa lebih mempertajam lini depan," kata Manajer Persib H Umuh Muhtar.

Namun kedua pemain Timnas itu hanya akan berlatih bersama dalam tiga hari saja. Pasalnya pada Jumat (6/11) Kosin dan Sunchao harus kembali ke Thailand untuk persiapan pertandingan Timnas Thailand melawan Singapura di pentas penyisihan Piala Asia.

Rencananya, kedua pemain itu kembali ke Bandung pada 19 November 2009 mendatang atau tiga hari menjelang pertandingan Persib melawan Pelita Jaya. "Melihat penampilan pertama Sunchao sangat menjanjikan, permainannya agresif dan taktis. Meski kondisinya masih belum fit. Kami berharap mereka tampil konsisten," kata Umuh Muhtar.

Dengan kehadiran dua pemain itu, Persib saat ini dihuni oleh lima pemain asing. Tiga pemain lainnya adalah Hilton Moriera, Christian Gonzales dan bek Rene Christian. Namun berdasarkan regulasi BLI Persib bisa menurunkan kelima pemain asing sekaligus karena dua pemain berasal dari Asia Tenggara.

Sementara itu Pelatih Jaya Hartono menyatakan puas dengan penampilan pertama Sunchao dalam latihan timnya di Stadion Siliwangi Bandung. Ia berharap Sunchao bisa menggantikan peran Siswanto yang pada musim lalu beroperasi di sayap kiri. Siswanto sendiri saat ini sudah hengkang dari Persib.

"Sunchao bisa beroperasi di sayap kiri maupun kanan, melihat pergerakannya cukup bagus. Namun jelas ia butuh adaptasi dengan pemain lainnya," kata Jaya Hartono.

Dengan kehadiran pemain Thailand itu, Jaya makin banyak pilihan untuk melakukan rotasi pemain, termasuk juga dalam melakukan beberapa formasi tim. "Mereka tetap harus bersaing dan berkompetisi dengan pemain lainnya karena saya hanya akan menurunkan pemain berdasarkan kesiapan dan konsistensi permainannya. Semua pemain punya kans sebagai starter dan menjadi penentu kemenangan tim," kata Jaya.

Sementara Sunchao menyatakan senang bisa bergabung dengan Tim Persib Bandung. Terlebih ia bergabung satu tim dengan rekannya di asal Thailand. Pada kesempatan itu, ia menyatakan komitmennya untuk menjadi bagian dari sukses Persib pada musim kompetisi tahun ini. "Senang bisa bergabung dengan Persib yang memiliki penonton yang sangat fanatik. Saya tahu cukup banyak tentang Persib dan suporter di sini," katanya. (Ant/OL-06)

Timnas U-19 Siap Gigit Kuping Australia


JAKARTA, Kompas.com - Tim Nasional U-19 siap tampil sempurna dalam ajang kualifikasi Piala Asia U-19 di Bandung, 7-17 November mendatang. Bahkan, timnas bertekad mengempaskan salah satu tim terkuat, Australia.

"Om, pokoknya kita siap gigit kuping Australia," kata Manajer Tim, Demis Djamoedin, menirukan ambisi anak asuhnya.

Pasukan Merah Putih akan bertindak sebagai tuan rumah dalam babak kualifikasi Grup F yang akan dihelat di Stadion Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. Timnas tergabung bersama Australia, Jepang, Singapura, Hongkong, dan China Taipe untuk memperebutkan tiket ke putaran final yang digelar 2010.

Tim ini memang dipersiapakan sangat matang dengan dibina selama dua tahun di Uruguay. Demis mengatakan, anak asuhnya mempunyai ambisi yang besar pada kompetisi ini. Bahkan, pasukan Cesar Payovich berambisi menaklukkan "The Socceroos", sebutan Australia.

"Motivasi anak-anak sejak atau sebelum mereka datang ke Jakarta memang sangat tinggi. Kami sempat takut karena mereka belum matang secara usia. Kami hanya berpesan agar mereka tetap rendah hati," ujar Demis.

"Anak-anak memang sangat ingin lolos dan mengalahkan Australia. Eggak tahu kenapa, mereka lebih senang lolos bersama Jepang," tambahnya.
a
Demis menyatakan, ambisi tersebut bukan omong kosong. Menurutnya, pelatih sudah mempelajari kekuatan lawan termasuk Australia. "Rekaman pertandingan Australia sudah dilihat dan dipelajari saaat di Uruguay," jelasnya.

Pada laga perdana, Indonesia akan berhadapan dengan Singapura. Demis mengatakan bahwa kondisi anak asuhnya dalam kondisi siap tempur pada laga tersebut meskipun gelandang Ismail Marzuki dan bek Taji Prashetio mengalami kelelahan.

"Tapi, ini bukan cedera berat. Meski demikian, Cesar tidak mengizinkan mereka mengikuti latihan rutin bersama rekan-rekannya. Mereka hanya menjalani latihan fisik," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes juga mengungkapkan keyakinannya kepada timnas U-19. Dia optimistis para pemain muda Indonesia itu bisa mewujudkan ambisi mereka. Meskipun demikian, Nugraha meminta timnya tampil maksimal dan tidak meremehkan lawan.

"Tidak bisa menganggap enteng lawan. Kita harus mencuri angka dari semua tim. Kami tidak akan pilih-pilih. Menciptakan gol banyak dan angka banyak," tegas Nugraha.

- Skuad timnas U-19

Kiper: Dimas Galih Pratama, Tri windu Anggono, Beny Yoewanto Stya
Belakang: Yericho Christiantoko, Mokhamad Syaifuddin, Reffa Arvindo, Badherun Money, Ferdiansyah, Taji Prashetio, Alfin Ismail Tuasalamony, Imam Agus Faizal, Sedek Sanaky
Tengah: Feri Firmansyah, Abdul Rahman Lestaluhu, Ridwan Awaludin, Ismail Marzuki, Mochamad Zainal Haq, Rizky Ahmad Senjaya Pellu, Rinaldi Gunapradiptha
Depan: Yandi Sofyan Munawar, Syamsir Alam, Alan Martha, Vava Mario Yagalo, Novri Setiawan, Syaiful Bachri Ohorella, Sahlan Sodik

Rossi Ingin Akhiri "Kutukan" Ricardo Tormo


JAKARTA, Kompas.com - Valentino Rossi sudah memastikan diri menjadi juara dunia MotoGP 2009, setelah dua pekan lalu menjadi runner-up di Sepang, Malaysia. Karena itu, "The Doctor" tak perlu bertarung habis-habisan lagi pada seri terakhir di Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (8/11) nanti.

Meskipun demikian, Rossi yang sudah mengoleksi tujuh gelar di kelas premier dan total sembilan gelar sepanjang kariernya, berjanji tetap akan tampil maksimal untuk meraih kemenangan. Bermodalkan kekuatan motornya yang dinilai sangat kompetitif pada musim ini, pebalap Italia tersebut ingin mengakhiri "kutukan" sirkuit Ricardo Tormo, yang selalu menyulitkannya.

"Saya sangat bahagia akan pergi ke balapan terakhir sebagai juara dunia, dan tanpa tekanan lagi. Kini, kami bisa menikmati balapan nanti," ungkap Rossi. "Ini menjadi tahun yang fantastis dan sekarang, kami tinggal memiliki satu akhir pekan lagi sebelum mulai bekerja untuk musim 2010.

"Sejak dulu, Valencia bukan trek yang bagus bagi saya dan saya hampir selalu menghadapi banyak persoalan di sana. Tetapi saat ini, kami sedang berada dalam kondisi yang bagus dan motor kami juga bekerja dengan baik di manapun, sehingga saya berharap hal yang sama juga terjadi di Valencia.

"Itu merupakan tempat yang menyenangkan untuk menjadi terakhir dan atmosfirnya luar biasa. Karena itu, kami akan berusaha melakukan yang terbaik dan berharap balapannya bagus untuk mengakhiri musim yang hebat ini. Hari Senin, kami akan mulai bekerja lagi dengan motor M1 yang baru dan saya sangat senang untuk mencoba ini!"

Sementara itu rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo, memiliki misi khusus di seri terakhir ini. Meskipun tak terlalu sulit, tapi Lorenzo ingin menyelesaikannya dengan hasil yang bagus, untuk mengamankan posisinya sebagai runner-up. Pebalap Spanyol ini hanya perlu satu poin lagi sehingga tak mungkin dilewati oleh pebalap Ducati, Casey Stoner.

"Valencia merupakan tempat yang menyenangkan untuk mengakhiri rangkaian kompetisi ini, di rumah, di depan fans sendiri," ungkap Lorenzo. "Saya tidak pernah meraih kemenangan di sini dan saya tahu bahwa ini bukan salah satu trek terbaik untuk Yamaha.Tetapi saya yakin, saya bisa berusaha untuk mengubahnya dan finis di posisi terbaik.

"Dua balapan terakhir kurang bagus bagi saya dan saya benar-benar ingin melupakannya. Apalagi, saya hanya perlu satu poin untuk menjadi 'wakil juara dunia' dan saya sungguh ingin mewujudkannya dengan naik podium atau sekalian jadi pemenang. Itulah tujuanku di Valencia.

"Balapan terbaikku di sini terjadi pada 2005, ketika finis di posisi dua. Tetapisaya pikir, kenangan terindahku adalah tahun 2006, ketika saya memastikan diri menjadi juara dunia di sana. 2009 merupakan tahun yang indah bagi saya dan Yamaha, dan saya ingin merayakannya bersama fans di rumah sendiri."

2 utusan senior AS ke Myanmar

Dua utusan senior Amerika dijadwalkan akan tiba di Myanmar untuk pembicaraan dengan yunta yang memerintah dan pemimpin demokrasi Aung San Suu Kyi.

Kunjungan Asisten Menlu Amerika Urusan Asia Timur dan Pasifik beserta deputinya itu merupakan kunjungan tingkat tertinggi Amerika ke negara itu dalam 14 tahun.

Pihak berwenang Myanmar mengatakan, keduanya tidak akan bertemu dengan pemimpin yunta, Than Shwe, tapi akan bertemu dengan Perdana Menteri Thein Sein.

Kemudian mereka akan bertemu dengan Aung San Suu Kyi.

Amerika Serikat belakangan ini mengubah kebijakannya terhadap Myanmar, dan mengatakan, mengisolir negara itu tidak membuahkan hasil seperti diharapkan.(ra)

Peran PBB di Irak, Quo Vadis ?


Irak - Perdana Menteri Irak, Nouri Maliki dalam pertemuan dengan Oscar Fernandez-Taranco's, utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan peran lembaga ini terhadap urusan internal Irak. Maliki meminta PBB melarang pihak asing mengintervensi urusan dalam negeri Irak. Maliki mengatakan, "Kini tiba saatnya PBB berperan untuk mewujudkan stabilitas di Irak."

Pasca ledakan berdarah di kota Baghdad, kini pandangan para politisi Irak tertuju kepada PBB. Sebagai lembaga internasional terpenting dan sumber bantuan bagi berbagai negara untuk mewujudkan stabilitas dan keamanan, PBB tidak berperan signifikan di Irak selama enam tahun lalu. Meski kantor PBB sudah dibuka sekitar tiga tahun, namun relitasnya, PBB dalam beberapa tahun terakhir hanya memainkan peran sekunder di negara ini.

Sejak bulan Agustus hingga kini, Irak didera dua aksi teroris berdarah. Aksi teroris Ahad lalu (25/10) merupakan salah satu insiden terbesar dan paling berdarah sejak awal tahun 2009 di Irak. Namun dunia menyaksikan sikap PBB yang pasif dan hanya cukup dengan pernyataan khawatir. Para pejabat Irak berharap, PBB sebagai lembaga internasional pengaduan dan permohonan berbagai negara harus melakukan kewajibannya guna mewujudkan perdamaian dan stabilitas di negara ini.

Pemerintah Baghdad berkeyakinan bahwa sejumlah pihak asing berupaya menyeret Irak ke arah perang saudara, instabilitas dan chaos dengan mengintervensi urusan internal negara ini.

Berbagai fakta menunjukkan bahwa insiden terbaru di Baghdad terutama ledakan di zona hijau di depan kantor Departemen Kehakiman serta Walikota Baghdad melibatkan anasir asing terutama sejumlah negara Arab di kawasan dan AS. Meski para pejabat Irak berulang kali mendesak para pemimpin di Timur Tengah agar tidak mencampuri urusan dalam negeri negara ini, namun mereka yang seirama dengan Washington tetap menekankan keinginanya yang tidak logis guna mengganjal proses politik di negeri Kisah Seribu Satu Malam ini.

Saat ini Irak menghadapi kondisi kritis dan satu-satunya harapan pemerintah Baghdad adalah PBB. Perdana Menteri Irak mendesak PBB membentuk komisi pencari fakta untuk menyelidiki sebab dan dalang di balik ledakan terbaru di Baghdad dan membantu mewujudkan keamanan di negara ini melebihi sebelumnya. (irib)

Warga Minta Genset ke Bupati Selayar


Benteng, Tribun - Bupati Kepulauan Selayar A Syahrir Wahab dimintai warganya sejumlah prasarana di antaranya genset, sarana gedung TK, lampu jalan, dan pengaspalan jalan.

Permintaan tersebut disampaikan warga saat Syarir bersilaturahmi bersama dengan warga di Dusun Samba Kalaroim, Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomatene, Minggu (1/11).
Diungkapkan, sejumlah sarana itu penting untuk peningkatan ekonomi warga setempat. Dalam kesempatan itu, Syahrir mengaku akan segera bermohon dan menyusun proposal agar bisa ditindaklanjuti Pemkab Kepulauan Selayar.

Syahrir mengungkapkan, selama memimpin daerah tersebut bersama Nur Syamsina Aroepala, ia telah banyak mengubah daerah. Di antaranya angka kemiskinan di Selayar mencapai 32 persen sekarang sudah turun menjadi 20,42 persen.
"Pertumbuhan ekonomi sebelumnya hanya 4,5 persen sekarang sudah mencapai 7,20 persen. APBD yang tadinya hanya Rp 162 miliar sekarang naik menjadi Rp 400 miliar lebih," kata Syahrir di depan Warga.

103 Warga Kaltim Meninggal karena AIDS


SAMARINDA – Samarinda dan Balikpapan tampaknya menjadi kota tersubur menyebaran HIV/AIDS di Kaltim. Data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim menunjukkan, dari 194 penderita AIDS di Kaltim, tercatat 103 di antaranya meninggal dunia. Dari jumlah itu, Balikpapan ditasbihkan sebagai “pemecah rekor” terbanyak 44 warganya meninggal, disusul Samarinda 36 orang.

“Selain AIDS, di Kaltim sudah ditemukan 1.200 kasus HIV,” ungkap Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy saat membuka Rapat Koordinasi Program Terpadu Penanggulangan HIV/AIDS, Narkoba, TB-Paru, DBD, dan Zoonosis di Hotel Grand Sawit Samarinda, kemarin (7/10). Dari data tersebut, pengidap HIV terbesar ada di Samarinda dengan jumlah 471 orang (selengkapnya lihat tabel).

Menurut Farid Wadjdy, meningkatnya angka penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun di Kaltim seiring bertambahnya penyalahgunaan narkoba dengan jarum suntik. “Kaltim ranking 4 nasional untuk pengungkapan narkoba tahun 2006. Adapun tingkat kerawanan pengedar gelap narkoba tahun 2009, Kaltim berada di posisi 8 nasional,” sebut Farid.

Sebagai Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Kaltim, ia memproyeksikan pengguna narkoba 2004-2013 mencapai 61.841 orang. Khusus untuk kalangan pelajar, diestimasi sebanyak 37.804 siswa. “Ada korelasi antara narkoba dan AIDS. Sebab selain jarum suntik, faktor kedua meningkatkan jumlah HIV karena hubungan seksual di luar nikah,” lanjut mantan Kakandepag Kaltim itu.

Bahkan, menurut dia, penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia itu, sudah masuk ranah rumah tangga. Ini terjadi karena perilaku menyimpang salah satu pasangan dari suami-istri yang doyan “jajan” di luar nikah. “Yang kasihan itu biasanya istrinya. Tidak tahu apa-apa, tiba-tiba dibawakan “oleh-oleh” dari suaminya berupa penyakit. Itu akibat suami yang suka jajan,” seloroh Farid di depan wartawan.

Melihat grafik peningkatan HIV/AIDS, Wagub menyerukan penanganan terpadu dari semua pihak. Selain peningkatan moralitas masyarakat, kerja sama antarlintas instansi pemerintah tingkat pusat dan daerah, lembaga seperti Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), BNN, serta organisasi lainnya, perlu ditingkatkan. “Tahun ini kita anggarkan Rp 6 miliar,” ujarnya.

Sementara Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Diskes Kaltim Yurnanto mengatakan, berbagai hal telah dilakukan Diskes untuk menekan jumlah penderita HIV/AIDS. Mulai langkah preventif digalakkan dengan pencegahan dan penyuluhan ke masyarakat. Selanjutnya, dilakukan pula respons medik, yakni mencari sekaligus mengobati kasus HIV yang ditemukan.

“Lebih berbahaya orang yang terkena HIV ketimbang AIDS,” tukas Yurnanto. Ia lalu menjelaskan perbedaan fisik penderita HIV dengan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Sepintas, kondisi penderita HIV hampir sama dengan orang sehat lainnya. Sulit dibedakan. Namun mudah mengetahui ciri-ciri penderita AIDS. Misalnya, cukup melihat wajahnya yang biasanya pucat dan lesu, serta badan kurus tergerogoti kekurangan imun. HIV merupakan penyebab dasar AIDS.

“Karena orang yang HIV masih kelihatan cantik dan ganteng. Tapi yang AIDS, kurus kerempeng,” kelakar Sekretaris KPA Pusat Nafsiah Mboi. Terkait penderita HIV yang mencapai 1.200 kasus, Yurnanto memprediksi raihan angka tersebut bisa jadi dipengaruhi kinerja pencari dan konselor HIV yang gencar menemukan orang-orang terinfeksi HIV. “Temuan kasusnya meningkat mungkin lantaran case finding bekerja efektif,” kata Yurnanto, sembari menyebut yang mendanai para pencari HIV adalah Global Fund, lembaga donor dunia.

Berkoar Ditelevisi Langsung Ditangkap


Jakarta, RMOL. Setelah Mahkamah Konsitusi (MK) membuka rekaman pembicaraan Anggodo Widjodjo dengan sejumlah aparat hukum dan pejabat negara, serta mencatut nama “Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (RI-1),” (adik buronan) Direktur PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo, akhirnya muncul di sebuah stasiun televisi swasta, di Jakarta.

Dengan entengnya, pria yang diduga sebagai “dalang” untuk melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, meminta maaf kepada sejumlah aparat dan penegak hukum, termasuk (RI-1), melalui tayangan di sebuah televisi.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, bapak SBY, Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga, dan mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Wisnu Subroto,” ucapnya secara berulang-ulang.

Namun, Anggodo didampingi Bonaran Situmeang yang merupakan pengacara (adik buronan) Anggoro, tidak ada ungkapan permintaan maaf kepada aparat kepolisian. Sekadar diketahui, Anggoro yang diduga terlibat dalam kasus korupsi terkait pengadaan sistem komunikasi radio terpadu di Departemen Kehutanan, masih berada di Singapura.

Adapun kabar yang berkembang di lapangan saat ini, Anggodo sudah ditahan oleh pihak kepolisian.