Sabtu, 17 Juli 2010

Serial Debat 4 Calon KPK


Jakarta(W1), Bertempat di Restoran Gado-Gado Cemara,jakarta(15/7),4 Calon Ketua KPK berdebat terkait dengan Visi-misinya bila terpilih menjadi Ketua KPK. Adapun 4 Calon Ketua KPK tersebut adalah,Bambang Widjojanto,Mochtar Pakpahan,Jhonson Panjaitan dan Henry Yosodiningrat.

Mendapat kesempatan pertama, Bambang menjelaskan Visi dan misinya apabila dirinya menjadi ketua KPK bahkan dengan serius bambang meneluarkan rumusnya dalam memberantas KPK yaitu C=M+D-A (Coruption = monopoli + deskresi - Akuntabilitas),menurutnya kejahatan korupsi di Indonesia sudah memasuki tahap ketika dimana korupsi sudah merupakan kejahatan terorganisir, untuk memeranginya perlu ada kebaikan yang terorganisir

"Kalau saya nanti terpilih menjadi ketua KPK dan melakukan hal yang benar tolong dukung saya, tetapi kalau saya melakukan kesalahan tolong luruskan saya "pungkasnya.

Senada dengan Bambang, Mochtar Pakpahan yang mendapat giliran kedua langsung menyoroti tentang keberanian Ketua KPK, mochtar mengatakan Korupsi merupakan bagian yang terpenting yang harus dibersihkan dan ketua KPK yang akan datang harus mempunyai keberanian alais tidak takut oleh siapapun.

"Jika Saya menjadi ketua KPK, maka Kasus Century akan saya buka kembali" kata mochtar dengan penuh optimis.

Giliran ketiga adalah Jhonson Panjaitan yang masih aktif menjadi penasehat Pilice Watch mengatakan bahwa tugas dari ketua KPK dan Jajaranya bukan hanya menghukum para Koruptor dan mengembalikan uang hasil korupsinya namun yang tidak kalah pentingnya adalah memberantas jaringannya

"Ada Persoalan Teknis yang harus dilakukan bukan hanya masalah makronya saja"
masih menurut Jhonson, sebagai ketua KPK yang paling penting adalah mempunyai Skill dan bukan hanya soal takut apa tidaknya

"Saya akan bertempur Face To Face dengan Koruptor, sekalipun harus "mengorbankan" anak-istri saya"

Mendapat giliran Terakhir, Henry Yosodingrat, mengungkapkan bahwa apabila dirinya menjadi ketua KPK, maka dia minta satu minggu untuk menangkap semua para koruptor terkait rekening Gendut Polri.

"Siapapun yang jadi ketua KPK, maka saya akan tagih penyelesaian kasus rekening Gendut"ungkapnya, terkait rekening Gendut perwira Polri.

Sementara itu dalam penilaian terkait pemikiran keempat calon ketua KPK itu, Permadi Mengungkapkan pemeberantasan korupsi di Indonesia tidak bisa dilakukan hanya dengan normatif ataupun Konstruktif.menurutnya keempat temannya yang mencalonkan ketua KPK itu tidak akan terpilih
"pemilihan ketua KPK sekarnag ini seperti permen Nano-nano" tegasnya.
namun demikian dirinya tidak melarang keempat temannya itu untuk mengikuti proses pemilihan ketua KPK.
Debat yang dimediatori oleh Indro Chayono tersebut berlangsung 3 jam,dengan suasana yang cukup aktraktif.

2 komentar:

  1. jangan lupa, sistemnya dirubah...pak ketua

    BalasHapus
  2. percuma berjanji kalau tidak didukung pemerintah. Tidak akan terbukti.

    BalasHapus

Silahkan anda berkomentar dengan sopan