
CIAMIS - Gedung PWI Perwakilan Ciamis Banjar, Jumat (7/5), dirusak orang tidak dikenal. Pelaku melempar kaca bagian depan gedung yang terletak di Jln. Iwa Kusumah Soemantri nomor 6 Ciamis. Selain kaca pecah juga ditemukan batu di bagian dalam yang dipergunakan untuk melempar kaca.
Kejadian itu pertama kali diketahui oleh Bambang Bahrum (58) wartawan Galura, pukul 9.50 WIB. Saat memasuki halaman gedung, dia kaget melihat adanya lubang besar dan pecahan kaca berserakan di lantai. Selanjutnya dia masuk ke dalam ruangan dari pintu bagian belakang untuk mengecek apakah ada barang yang hilang.
"Setelah saya cek bagian dalam tidak ada yang hilang. Hanya ada batu berukuran sekepalan tangan orang dewasa di lantai di antara serpihan kaca. Saya terus telepon ke Ketua PWI Ciamis," tuturnya kepada beberapa wartawan lain yang berdatangan ke tempat tersebut.
Perusakan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polres Ciamis. Tidak lama kemudian datang Satuan Identifikasi Polres Ciamis yang langsung melakukan olah TKP. Dengan teliti petugas memeriksa serta memotret bagian lubang kaca yang pecah serta batu yang dipergunakan pelaku.
Aksi perusakan tersebut tidak pelak memunculkan berbagai pertanyaan, sebab selama ini PWI Ciamis Banjar merasa tidak memiliki musuh. Hanya saja beberapa wartawan mengaitkan kejadian tersebut dengan persoalan pemberitaan. Menanggapi perusakan itu Ketua PWI Perwakilan Ciamis Banjar Nurhandoko didampingi Wakil Ketua Subakti Hamara dan Anjar Asmara mengatakan, belum bisa memastikan motif pelemparan tersebut. Secara organisasi, lanjutnya, meminta kepada aparat untuk mengungkap kasus tersebut.
"Yang pasti ada kejadian perusakkan. Soal motif atau latar belakang dan siapa pelakunya, kami belum tahu. Apakah itu berkait dengan pemberitaan atau tidak, juga belum bisa dipastikan. Kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk mengungkap kasus tersebut," tutur Nurhandoko.
Terpisah Wakapolres Komisaris Ari Wibowo didampingi Kasat Reskrim Ajun Komisaris Agus Gustiaman mengatakan segera menyelidiki kasus tersebut. "Kami terima laporan kasus itu. Dan petugas juga langsung melakukan penyelidikan," katanya.(PRLM)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan anda berkomentar dengan sopan