
Jakarta, RMOL. Setelah Mahkamah Konsitusi (MK) membuka rekaman pembicaraan Anggodo Widjodjo dengan sejumlah aparat hukum dan pejabat negara, serta mencatut nama “Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (RI-1),” (adik buronan) Direktur PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo, akhirnya muncul di sebuah stasiun televisi swasta, di Jakarta.
Dengan entengnya, pria yang diduga sebagai “dalang” untuk melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, meminta maaf kepada sejumlah aparat dan penegak hukum, termasuk (RI-1), melalui tayangan di sebuah televisi.
“Saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, bapak SBY, Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga, dan mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Wisnu Subroto,” ucapnya secara berulang-ulang.
Namun, Anggodo didampingi Bonaran Situmeang yang merupakan pengacara (adik buronan) Anggoro, tidak ada ungkapan permintaan maaf kepada aparat kepolisian. Sekadar diketahui, Anggoro yang diduga terlibat dalam kasus korupsi terkait pengadaan sistem komunikasi radio terpadu di Departemen Kehutanan, masih berada di Singapura.
Adapun kabar yang berkembang di lapangan saat ini, Anggodo sudah ditahan oleh pihak kepolisian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan anda berkomentar dengan sopan