
SUKABUMI - Ribuan pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Sukabumi, Jawa Barat rela mengantre hingga 100 meter di Gedung Juang, Kota Sukabumi, Senin (16/11), untuk mengambil kartu seleksi CPNS yang akan berlangsung pada Minggu (22/11) nanti. Mereka mulai mengantri sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.
"Pengambilan kartu seleksi CPNS akan berlangsung selama dua hari, yakni Senin (16/11) hingga Selasa (17/11) nanti," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sukabumi, Suwarsa seperti dikutip Antara, di Sukabumi, Senin.
Menurut dia, banyak pelamar CPNS yang mengambil kartu ujian, sehingga menyebabkan jumlah pelamar yang datang membludak dan memadati Gedung Juang. Padahal, pengambilan kartu ujian bisa dilakukan pada Selasa (17/11).
Suwarsa menyebutkan, jumlah pelamar CPNS, baik dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi mencapai 5.956 orang, sementara jumlah PNS yang dibutuhkan oleh Pemkot Sukabumi sebanyak 427 orang.
Antara lain, untuk Tenaga Guru sebanyak 142 orang S-1, untuk Tenaga Kesehatan sebanyak 227 orang S-1, D-III dan SMF, serta untuk Tenaga Teknis sebanyak 58 orang S-1, D-III dan SPMA atau SMK Pertanian.
Ia menjelaskan, pelaksanaan seleksi CPNS dari pelamar umum di Kota Sukabumi tersebut akan dilaksanakan pada hari Minggu (22/11) nanti, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan materi seleksi, yakni Tes Kompetensi Dasar (TKD), yang terdiri dari Tes Pengetahuan Umum (TPU), Tes Bakat Skolastik (TBS), dan Tes Skala Kematangan (TSK).
"Tempat seleksi CPNS akan berlangsung di sejumlah tempat, seperti SDN Dewi Sartika CBM, SD Islam Al Azhar, SD Suryakencana dan SDN Cikole. Ada 15 lokasi yang akan dijadikan tempat seleksi CPNS," katanya.
Suwarsa menjamin proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di Kota Sukabumi pada tahun 2009 ini bebas dari unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), sehingga masyarakat jangan tergoda dengan iming-iming dapat diterima sebagai CPNS oleh oknum-oknum tertentu.
"Kami juga memberikan kesempatan kepada warga di luar Kota Sukabumi untuk mengikuti seleksi penerimaan CPNS secara adil," katanya.
Menurut Suwarsa, proses penerimaan CPNS di Kota Sukabumi dilakukan dengan bersih dan transparan, apalagi Pemkot Sukabumi menjalin kerjasama khusus dengan perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pelaksanaan tes CPNS.
Ia berharap proses seleksi CPNS tahun 2009 ini mampu melahirkan pegawai yang benar-benar berkualitas, dengan syarat pendidikannya minimal D2 hingga sarjana. (PRM/W1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan anda berkomentar dengan sopan