
TASIKMALAYA, (PRLM).- Kurang lebih 200 ribu rumah dari 450 ribu rumah yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, sampai sekarang belum menikmati penerangan listrik. Sebagian besar rumah yang belum mendapatkan penerangan listrik tersebut, berada di daerah selatan Tasikmalaya, seperti Kec.Culamega, Bojonggambir, Bojongasih dan lainnya.
"Di lihat dari prosentase yang mendapatkan penerangan listrik di Kabupaten Tasikmalaya, baru sebesar 54,71 persen. Total jumlah bangunan rumah di Kab. Tasikmalaya kurang lebih 450 ribu. Memang masih banyak rumah belum mendapatkan penerangan listrik," kata Edi Djunaedi, Kepala Bidang Listrik, Dinas Pertambangan dan Energi, Kab. Tasikmalaya, Senin (2/11).
Menurut Edi Djunaedi, hasil pemetaan yang telah dilakukan di kecamatan-kecamatan di Tasikmalaya, belum banyaknya warga menikmati listrik, karena keterbatasan pengembangan jaringan.Mulai dari pembangunan tiang listrik, sampai jaringan ke rumah penduduk.
Daerah Tasikmalaya yang berbukit-bukit, katanya, memang membutuhkan pengembangan jaringan yang cukup besar. Akibatnya, memang belum jaringan listrik masuk ke semua perkampungan yang ada di Tasikmalaya. "Kebutuhan untuk pemenuhan jaringan itu, mencapai Rp 77 miliar. Kebutuhan itu, belum termasuk di enam kecamatan yang belum dilakukan pemetaan. Jika, ada anggaran untuk pembangunan jaringan, maka daerah-daerah terpencil di Tasikmalaya, bisa menikmati listrik dalam jumlah luas," katanya.
Pada tahun 2009, pembangunan jaringan baru meliputi 32 titik,dengan alokasi anggaran Rp 1 miliar. Sedangkan di tahun 2010, akan diusulkan lebih dari anggaran tahun ini. "Tapi, semuanya tergantung proses pembahasan di lembaga legislatif dan kemampuan anggaran," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan anda berkomentar dengan sopan