
Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatolllah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei, mengecam aksi teror di Irak dan Pakistan. Dikatakannya, "Langkah-langkah ini berniat memecah-belah Sunni dan Syiah." Rahbar dalam pertemuannya dengan pera pejabat Devisi Budaya dan Pelaksanaan Haji, hari ini (Senin, 26/10) menekankan pentingnya persatuan ummat Islam, dan mengatakan, "Ledakan-ledakan di sejumlah negara Islam, termasuk Irak, Pakistan dan negara lainnya, bertujuan menciptakan perpecahan antara Sunni dan Syiah. Untuk itu, masalah persatuan harus menjadi perhatian khusus."
Lebih lanjut Rahbar menegaskan, "Para pelaku yang terlibat dalam ledakan-ledakan tersebut, secara langung dan tidak langsung adalah antek-antek asing." Beliau menambahkan, "Para jamaah haji tidak dapat mengesampingkan berbagai problema yang menimpa dunia Islam, khususnya di Irak, Afghanistan, Palestina dan sebagian wilayah Pakistan." Ditekankannya pula, "Para jamaah haji harus pekan akan langkah-langkah yang bertentangan dengan persatuan Islam dan upaya destruktif yang merusak bendera persatuan dunia Islam yang berkibar di Iran."
Seraya mengkritik sejumlah penghinaan dan tindakan anti-Syiah serta langkah sewenang-wenang terhadap tempat-tempat sakral seperti Baqi, Masjid Al-Haram, dan Masjid Al-Nabi, Rahbar menuturkan, " Langkah-langkah seperti ini bertentangan dengan persatuan Islam, bahkan menguntungkan kepentingan AS dan jaringan spionase asing. Pemerintah Arab Saudi sudah seharusnya melaksanakan tugasnya dengan menghadapi tindakan-tindakan seperti ini." Ditegaskannya pula. "Jamaah hajji harus menjadi manifestasi tekad kuat ummat Islam dalam menghadapi perpecahan serta mendukung persatuan dan kemajuan dunia Islam."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan anda berkomentar dengan sopan