MEDAN - adanya bencana alam di pulau Sumatera ternyata menyentuh delapan orang pelukis dari Lindi Art Galery dan Simpassri Medan untuk bersama-sama melukis dan menjual hasil karyanya untuk disumbangkan bagi korban gempa di Sumatera.
Kegiatan tersebut adalah bagian dari acara Sumut Melukis untuk Gempa Sumatera yang digagas Lindi Art Gallery bersama KISS FM Group dan Sun Plaza yang diadakan tanggal 30 Oktober sampai dengan 01 November 2009 di Sun Plaza Medan.
Disamping delapan hasil karya melukis langsung, juga ikut dijual belasan lukisan yang juga direlakan untuk korban gempa Sumatera. Keseluruhan hasil penjualan akan diserahkan untuk ikut membangun kembali korban gempa di Sumatera seperti Madina dan Sumbar.
Delapan pelukis Kota Medan dari Lindi Art Galery dan Simpayan Seniman Seni Rupa Indonesia (Simpassri).
Acara yang digelar di Foodcourt Sun Plaza Medan ini menghadirkan delapan pelukis diantaranya Rein Asmara, Yos Afrizal, Endra, Wan Saad, Dimardi Abas, Oncot Mulyono dan Cecep yang mengapresiasikan lukisannya secara langsung.
Seorang pelukis kota Medan, Dimardi Abas, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk berpartisipasi bersama pelukis lainnya untuk membantu para korban bencana alam di Sumatera.
"Tidak hanya lukisan yang telah jadi yang dipamerkan, tetapi kami juga melukis langsung di sini," katanya tadi malam.
Menurut dia, selain membantu para korban gempa, kegiatan ini juga bertujuan mengapresiasikan seni lukis kepada masyarakat luas, dan yang paling utama membentuk karakter para seniman.
"Dari puluhan lukisan yang dipajang tidak mempunyai tema khusus, sehingga lukisan ini mewakili berbagai imajinasi para pelukis seni, "ujarnya.
Abas yang juga pemilik Lindi Art Galery Medan, menambahkan, dia bersama seniman lukis lainnya berharap kegiatan ini dapat turut membantu sesama berupa dukungan materi guna meringankan beban para korban gempa.
Sementara itu, Humas Sun Plaza Medan, Ang Fu Shen, mengatakan, kita sangat mendukung kegiatan positif seperti ini karena sifatnya sosial dan untuk membantu sesama.
"Lukisan akan dilelang mulai dari harga Rp2 Juta,dan hasil penjualan akan diserahkan langsung kepada para korban gempa guna membantu membangun sekolah-sekolah yang rusak," katanya.
Dia menambahkan, para kolektor maupun donatur yang diundang dapat ikut berpartispasi dalam kegiatan ini, dengan harapan akan banyak dana yang terkumpul untuk disalurkan kepada korban bencana alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan anda berkomentar dengan sopan